Suara.com - Siswa dan siswi di SD Negeri Pejaten Timur 01 Pagi, menyambut dengan antusias terkait kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai berlangsung pada hari ini, Senin (30/8/2021). Setelah sekian lama harus menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ), para siswa dan siswi bisa kembali belajar secara langsung.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah, Darmi, saat dijumpai pagi ini di lokasi. Sebagai Kepala Sekolah, Darmi sempat menyapa anak muridnya setelah sekian lama tidak berjumpa.
"Sangat senang, tadi beberapa anak saya ajak ngobrol bagaimana rasanya. Hari ini hari pertama masuk dan bertemu guru dan teman, mereka senang," kata Darmi.
Bahkan, ada siswa kelas satu yang sempat bertanya pada Darmi terkait teman-teman sekelasnya. Maklum, karena pandemi Covid-19, siswa dan siswi yang baru saja masuk kelas 1 sama sekali belum pernah berjumpa dengan teman sekelasnya.
"Kalau kelas 1 ada yang bilang, 'Bu, aku kan nggak kenal sama teman-temanku', kemudian kelas 4 juga sangat senang," beber dia.
Darmi melanjutkan, sebagai orang tua murid juga berharap agar proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) diganti seterusnya dengan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.
"Orang tua berharap PJJ ini kayaknya cukup sampai di sini. Mereka berharap kepada seluruh pihak tidak hanya PTM terbatas, tapi maksimal," jelasnya.
Tidak hanya itu, pihak sekolah juga menyampaikan harapan serupa. Bagi Darmi, kegiatan belajar mengajar tatap muka begitu efektif -- dan membikin siswa dan siswi lebih bisa mencerna materi pelajaran yang disampaikan guru secara langsung.
"Kami sangat berharap anak-anak ini bisa belajar seperti 1 tahun 5 bulan lalu. Karena PJJ waktunya sangat terbatas hanya beberapa menit, gurunya mengajar sedangkan kalau di sekolah kami menerngkan mapel kemudian ada yang kurang jelas anak bisa bertanya," papar Darmi.
Baca Juga: 60 Sekolah Siap Laksanakan PTM Besok, Wali Kota Jakpus: Sudah Lolos Penilaian
Dua Sesi
Dalam teknisya, kegiatan belajar dan mengajar di SD Negeri Pejaten Timur 01 Pagi akan dibagi dalam dua sesi. Disebutkan Darmi, dalam ruang kelas hanya 50 persen siswa/siswi saja yang mengikuti kegiatan belajar dan mengajar.
Untuk hari ini, lanjut Darmi, hanya siswa dan siswi kelas 1 dan kelas 4 saja yang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kelas 1 berjumlah enam kelas dan kelas 4 berjumlah empat kelas.
"Hari ini yang masuk kelas 1 dan kelas 4 saja. Kemudian pembelajaran tatap mukanya 50 persen, di buat sesi 1 dan sesi 2. Sesi 1 jumlah 16 orang kalau masuk semua. Sesi kedua 16 orang kemudian ruangnya beda-beda," kata Darmi.
Darmi mengatakan, siswa dan siswi kelas 1 yang belajar pada sesi satu berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Sedangkan untuk kelas 4 berlangsung sejak pukul 07.00WIB sampai 09.30 WIB.
"Untuk sesi dua, kelas 1 pukul 09.30 WIB. Kelas 4 mulai pukul 10.00 WIB," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye
-
Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global
-
Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode
-
Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU