- Kemensos menyalurkan Rp13,7 miliar untuk kedaruratan akibat puluhan bencana alam di berbagai daerah Januari 2026.
- Sebanyak 37 lokasi bencana alam melanda 16 provinsi di Indonesia sepanjang Januari hingga 1 Februari 2026.
- Bencana tersebut menyebabkan 50 orang meninggal dunia dan total 145.538 jiwa terdampak kerugian rumah.
Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan anggaran bantuan kedaruratan senilai Rp13,7 miliar untuk penanganan korban bencana alam di berbagai daerah selama Januari 2026. Dana tersebut digunakan untuk merespons puluhan kejadian bencana yang terjadi sejak awal tahun.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, alokasi anggaran itu difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana di wilayah terdampak.
"Total untuk bantuan kedaruratan pada bulan Januari tahun 2026 sebanyak Rp13.759.508.626," kata Agus Jabo Priyono dalam rapat kerja bersama Menteri Sosial, Kepala BNPB, Kepala BPKH, dan Baznas dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa.
Berdasarkan catatan Kemensos, sepanjang periode 1 Januari hingga 1 Februari 2026 terdapat 37 titik kejadian bencana alam yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
"Kemensos sejak awal tahun 2026 ini sampai tanggal 1 Februari, mencatat ada 37 titik kejadian bencana alam yang tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya.
Bencana tersebut melanda sedikitnya 16 provinsi dengan jumlah warga terdampak mencapai ratusan ribu jiwa. Rinciannya, sebanyak 110.509 jiwa terdampak banjir, 5.234 jiwa terdampak banjir bandang, serta 380 jiwa terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Selain itu, 19.656 jiwa tercatat terdampak banjir dan tanah longsor.
Sementara itu, kejadian kebakaran mengakibatkan 11 jiwa terdampak. Adapun bencana tanah longsor berdampak pada 113 jiwa, sedangkan kombinasi tanah longsor dan angin puting beliung menyebabkan 1.485 jiwa terdampak.
Dalam periode yang sama, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam tercatat sebanyak 50 orang, sementara korban luka mencapai 109 jiwa.
"Sedangkan korban terdampak ada 145.538 jiwa dan untuk rumah yang terdampak sebanyak 26.207 unit," kata Agus.
Baca Juga: Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
Pemerintah memastikan penyaluran bantuan kedaruratan terus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk meminimalkan dampak bencana serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Antara
Berita Terkait
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor
-
Tak Lagi Musiman, Banjir Mulai Hantam Wilayah yang Dulu Dianggap Aman
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya
-
Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa
-
Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat
-
Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan
-
Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap
-
Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi
-
Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini