Suara.com - Rumah Susun (Rusun) Nagrak dan Pasar Rumput yang sempat menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala telah ditutup untuk sementara waktu. Bahkan, tenaga kesehatan alias nakes yang biasa bertugas di sana kini digeser ke RSD Wisma Atlet. Alasannya, Rusun Nagrak dan Pasar Rumput ditutup sementara karena sudah kosong pasien Covid-19.
Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Mintoro mengatakan pihaknya telah mengosongkan sementara dua Rusun tersebut.
Kebijakan ini diambil seiring menurunnya jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta.
"Dikosongkan saja karena pasiennya sudah tidak ada jadi tetap di-stand by-kan," ujar Mintoro saat dihubungi, Rabu (1/9/2021).
Mintoro menyebut pihaknya masih mempersiapkan kedua Rusun tersebut. Pengubahan Rusun kembali menjadi tempat isolasi bisa saja dilakukan apabila pasien Covid-19 membeludak lagi seperti di awal Juni lalu.
"Nanti kalau ada pasien lagi, tetap bisa diterima, sementara di stand by-kan dulu," tuturnya.
Penutupan dua Rusun itu disebutnya sudah dilakukan sejak 30 Agustus lalu sesuai arahan dari pihak TNI selaku pengelola RSDC. Pasien yang masih diisolasi dialihkan ke Wisma Atlet.
Begitu juga dengan tenaga kesehatan di dua lokasi itu, saat ini sudah dialihkan ke Wisma Atlet.
"Nanti kalau sudah dikosongkan, mungkin untuk penjaga saja. Nakes semuanya digeser ke wisma atlet," pungkasnya.
Baca Juga: Jawab Temuan LaporCovid-19, Mabes Polri: Booster Kami Suntik ke Nakes dan Sopir Ambulans
Berita Terkait
-
Jawab Temuan LaporCovid-19, Mabes Polri: Booster Kami Suntik ke Nakes dan Sopir Ambulans
-
Dugaan Vaksin Booster Non-nakes di Mabes Polri, Kemenkes Didesak Usut Temuan LaporCovid
-
RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.055 Pasien Positif Covid-19, BOR 13 Persen
-
Tepis Teguran Mendagri Belum Bayar Insentif Nakes, Bupati Madiun: Semua Sudah Clear
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam