Suara.com - Seorang ibu muda dari Libode di Eastern Cape Afrika Selatan melahirkan putri pertamanya dengan kondisi langka yang disebut progeria.
Menyadur Pulse Kamis (2/9/2021), bayinya memiliki kulit berkerut dan wajah yang juga keriput, membuatnya terlihat seperti lansia.
"Ketika dia melahirkan, kami memanggil ambulans tetapi butuh waktu lama untuk datang. Jadi, dia melahirkan di sini,” kenang nenek bayi itu.
"Tapi persalinannya rumit dan kami menyewa sebuah van untuk membawanya ke rumah sakit."
“Kami diberitahu bahwa dia cacat, saya perhatikan selama kelahirannya bahwa ada sesuatu yang aneh dengannya. Dia tidak menangis dan dia bernapas melalui tulang rusuk. Saya kaget karena itu aneh.”
Foto-foto bayi itu telah beredar di media sosial dengan beberapa orang bersimpati padanya dan ibunya sementara beberapa yang lain memilih untuk mengejeknya.
“Sekarang saya mendengar orang-orang memanggil namanya. Itu sangat menyakitkan. Jika saya punya cara, saya akan memasukkan mereka semua ke penjara.”
Sementara itu, direktur organisasi hak-hak anak, Khula Community Development Project, Petros Majola yang mengutuk ejekan ibu dan bayinya.
“Masyarakat harus tahu bahwa ibu tidak ingin bayinya seperti ini. Di dalam rahim wanita, tidak ada konstruksi atau pabrik. Orang-orang perlu merangkul anak ini apa adanya.”
Baca Juga: 150 Nama Bayi Perempuan Berawalan Huruf L: Lady, Lahna, Lamia, dan Lainnya
Bayi perempuan itu menderita kondisi yang disebut dengan progeria, yang menyebabkan anak-anak menua lebih cepat.
Progeria atau sindrom progeria Hutchinson-Gilford (HGPS) adalah kelainan genetik progresif yang disebabkan oleh mutasi (perubahan) pada gen lamin (LMNA).
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto