Suara.com - Viral di media sosial aksi sopir angkot menyerobot jalur ambulans yang tengah melintas di jalur khusus Transjakarta.
Aksi itu diunggah oleh akun dashcam_owners_indonesia. Dalam video singkat itu, tampak ambulans tersebut tengah dikawal relawan yang menggunakan motor.
Namun, lantaran jarak antara relawan tersebut dengan mobil ambulans cukup renggang, angkutan kota yang diketahui memiliki trayek Kampung Melayu - Perumnas Klender itu masuk dan berada di tengah-tengah rombongan.
Tak hanya itu, pengemudi angkot ini pun merasa biasa saja dan terlihat tetap menurunkan penumpang di tengah jalan khusus Transjakarta.
Masih dari video tersebut, supir angkutan perkotaan ini melambaikan tangan seakan memberikan isyarat untuk sabar menunggu.
"Pagi ini ambulans sedang membawa pasien control dari belakang LP (Lembaga Permasyarakatan) Cipinang tujuan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pas di tengah perjalanan, ambulans kami mengalami kejadian tak terduga yaitu sebuah angkot trayek 32 dengan plat B 1742 VT tiba-tiba masuk ke jalur busway dan sempat-sempatnya menurunkan penumpang dan menyetop ambulans," tulis pemilik akun sebagai keterangan unggahan.
Melihat video itu, warganet merasa geram. Mereka memberikan beragam komentar.
"Cabut aja izin trayek angkot ini," ujar warganet.
"Luar biasa, speechless," ucap warganet.
Baca Juga: Pemotor Pamer Aksi Ugal-ugalan di Jalanan, Endingnya Bikin Warganet Puas
"Kelakuan, kelakuan, bukan maen supir angkot ini," tulis komentar warganet.
"Disumpahin se Indonesia itu sopir angkot. Miskin harga, miskin adab, apa yang kau kejar ini wahai supir angkot?," tulis warganet lainnya.
"Kasian sih, tapi cari duit jangan gitu-gitu amatt. Pikir kalau keluarga anda digituin sama orang lain sedangkan anda lagi urgent didalam ambulance itu gimana rasanya?" timpal warganet lainnya.
Kekinian, Petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menindak satu unit angkutan kota (angkot) yang menghalang-halangi kendaraan ambulans mengangkut pasien penderita stroke saat melintas di Jalan Bekasi Barat, Jatinegara.
Kasi Dalops Sudinhub Jakarta Timur, Riky Erwinda, mengatakan pihaknya telah menindak angkot berjenis Mikrolet M-32 berpelat nomor B-1742-VT dengan memberhentikan izin operasional.
"Kami telah menindak kendaraannya. Angkot diberhentikan sementara operasinya, sekarang dikandangkan di Terminal Pulogadung," jelas Riky Erwinda di Jakarta, Rabu.
Riky Erwinda menambahkan ketika pihak Sudinhub Jakarta Timur memeriksa sang sopir angkot diketahui tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Tag
Berita Terkait
-
Pemotor Pamer Aksi Ugal-ugalan di Jalanan, Endingnya Bikin Warganet Puas
-
Tak Seperti Anak Akidi Tio, Nenek Ini Benaran Sumbang Ambulans untuk Penanganan Covid-19
-
Dapat Pertanyaan Menohok dari Anak SMP, Najwa Shihab Sedih: Mau Siaran, Jangan Diingetin
-
Lulus SMA Langsung Nikah, Kisah Pasangan 24 Tahun Bersama Ini Bikin Ikut Baper
-
Kisah Haru Anak Rawat Ibu yang Terkena Tumor Otak: Panjang Umur Kebaikan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua