Suara.com - Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim membakar alat berat yang digunakan pemerintah Indonesia untuk pembangunan jalan Trans Papua, Rabu (8/9/2021).
Pembakaran tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan seluruh pembangunan di Bumi Cenderawasih.
Juru bicara TPNBP-OPM, Sebby Sambom, menerima laporan pasukan yang melakukan pembakaran itu di bawah pimpinan Kodap 15 Ngalum Kupel Bridgen Lamek Taplo.
"Bahwa pasukan TPNPB telah berhasil membakar alat berat yang melakukan project jalan Trans Papua dan hal ini telah dilakukan bagian dari perang pembebasan nasional bangsa Papua," kata Sebby dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Kamis (9/9/2021).
"Dalam perang revolusi untuk menuntut hak politik penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua, maka semua program pembangunan yang jalankan harus tolak," ujarnya.
Dengan sikap itu, Sebby menyebut TPNPB-OPM akan melakukan hal yang sama di seluruh wilayah Papua.
TPNPB-OPM kata dia, memberikan peringatan tegas kepada seluruh orang Indonesia yang menangani projek pembangunan apapun untuk segera pergi.
TPNPB-OPM ingin pemerintah Indonesia hentikan program pembangunan di Papua Barat dan duduk di meja perundingan dengan juru runding bangsa Papua.
"Kami tidak butuh program pembangunan oleh pemerintah kolonial Indonesia, karena Papua akan aami bangun sendiri setelah merdeka penuh."
Baca Juga: Kantor Disnaker di Papua Dibakar, Polisi Lepaskan Tembakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik