Suara.com - Viral di media sosial seorang kakek yang membawa uang ratusan juta dan emas seperempat kilogram. Nahasnya, kakek itu lupa jalan pulang.
Dalam video singkat yang dibagikan, terlihat seorang anggota polisi sedang memeriksa bawaan seorang kakek yang sudah pikun dan tak tahu jalan pulang.
Kakek itu ditemukan di Kabupaten Pali, Sumatera Selatan. Ia kemudian diamankan oleh petugas piket Polsek Talang.
Saat diperiksa, petugas menemukan uang pecahan Rp100 ribu dengan nilai mencapai Rp150 juta.
Sang kakek pun sempat menolak untuk diperiksa, namun petugas memberikan penjelasan, sehingga kakek tersebut menuruti. Selain uang ratusan juta petugas juga mendapatkan emas seberat kuarang lebih seperempat kilogram.
Saat ditanya, sang kakek nampak kebingungan. Kemudian, petugas mengecek dan menemukan tiket travel dan menelusuri perjalanan si kakek dan akhirnya mengetahui alamat sang kakek.
Anggota Polsek Talang Ubi Bripka Rully mengatakan, saat ini, sang kakek sudah dijemput anaknya yang beralamat di Kabuapten Empat Lawang dan diketahui sang kakek bernama Haji Masili yang sudah berumur 98 tahun. Kakek tersebut memang merupakan juragan emas di Kabupaten Empat Lawang.
Sebelumnya, sempat viral di media sosial pria misterius membagikan emas secara cuma-cuma di perkantoran Samsat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Empat butiran emas seberat 36,25 gram diberikan secara cuma-cuma olehnya.
Baca Juga: Merinding! Ada Suara Tangis Perempuan Misterius saat Webinar Andy F Noya
Melansir Apahabar.com, kejadian itu dibenarkan kepala UPPD Samsat Banjarbaru, Tommy Hariardi. Katanya, kejadian itu berlangsung pada Kamis (2/9/2021) lalu.
"Informasi dari kawan-kawan seperti itu," ujar Tommy.
Aksi langka tersebut bermula pada Kamis sekitar pukul 14.30 ketika seorang pria turun dari mobil dobel kabin berwarna hitam dengan nomor polisi KH (Kalimantan Tengah).
Ia tampak mengenakan jubah dan peci berwarna putih.
"Perawakannya kecil saja, dia masuk lalu salah satu tangannya membawa sepertinya Al-Quran yang dibungkus sorban, dan tangan satunya memberikan butiran (emas) itu," ceritanya.
Lalu, pria itu berkata kepada para pegawai bahwa Al-Quran akan ia serahkan ke Sekumpul, Kabupaten Banjar. Sedang, ia meminta petugas agar memeriksa atau mengecek butiran yang diberikannya setelah tiga hari.
Berita Terkait
-
Merinding! Ada Suara Tangis Perempuan Misterius saat Webinar Andy F Noya
-
Viral Dosen Sering Block WA Mahasiswa, Jadi Tak Bisa Kumpulkan Tugas Hingga Telat Lulus
-
Viral Petugas Parkir Hotel Bikin Alphard Penyok, Auto Pulang Pagi-Pagi Buta Gegara Ini
-
Marshanda Komentari Tren Luapkan Emosi di Media Sosial: Mereka Gak Punya Wadah Curhat
-
Video Pilu Pasien Covid-19 di Malaysia: Ditinggal Mati Teman Sekamar Satu per Satu
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026