Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menegur Provinsi Sumatera Barat dan Bengkulu yang belum memiliki tempat isolasi terpusat untuk menampung pasien corona. Kedua provinsi itu diminta untuk segera membangun tempat layak untuk isolasi mandiri.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan sejak pandemi melanda, kedua provinsi ini tidak pernah mendirikan tempat isolasi terpusat.
"Diharapkan bagi pemerintah daerah per 7 September yang belum memiliki fasilitas isolasi terpusat seperti Sumatera Barat dan Bengkulu untuk segera gunakan APBD dan pengadaan fasilitas isolasi terpusat," kata Wiku saat jumpa pers, Jumat (10/9/2021).
Dia meminta semua pemerintah daerah melakukan tracing untuk memastikan setiap pasien Covid-19 mendapatkan tempat isolasi yang layak.
"Mohon evaluasi apakah kasus positif yang ada sudah benar-benar dimigrasi ke fasilitas isolasi terpusat," tegasnya.
Dalam catatan Satgas, secara umum tempat isolasi terpusat di daerah hanya terisi 30-40 persen pasien Covid-19.
"Tergolong rendah dan cukup terkendali antara 30-40 persen, seperti di Lampung, Banten, NTT, Kalimantan Selatan, dan Papua," bebernya.
Namun masih ada beberapa provinsi dengan tingkat keterpakaian tempat tidur di tempat isolasi terpusat yang lebih dari 70 persen seperti di Kalimantan Timur dan Sulawesi Tenggara.
Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.158.731 orang Indonesia, kini masih terdapat 118.534 kasus aktif, 3.901.766 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 138.431 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Asuransi Astra Berikan Apresiasi Kepada 2.500 Relawan Nakes Satgas COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan