Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 membeberkan bahwa Pulau Jawa dan Bali menjadi wilayah yang paling banyak kasus positif corona dengan total kasus mencapai 2.797.726 kasus sejak awal pandemi.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan 67,76 persen kasus ini disebabkan oleh banyaknya populasi masyarakat di Pulau Jawa dan Bali, 2.639.490 diantara sudah sembuh dan 96.022 jiwa meninggal dunia.
"Hal ini dapat terjadi karena pulau Jawa-Bali mendominasi populasi di Indonesia dan terdapat ibu kota negara di dalamnya sehingga aktivitas sosial ekonominya lebih padat," kata Wiku saat jumpa pers, Jumat (10/9/2021).
Kasus positif terbanyak kedua berada di Pulau Sumatera sebanyak 604.081 kasus, disusul Kalimantan 333.810 kasus, Sulawesi 225.267 kasus, Nusa Tenggara 86.698 kasus, serta Maluku dan Papua 81.438 kasus.
Persentase kesembuhan tertinggi kedua ada di Nusa Tenggara dengan 93,83 persen pasien sembuh, lalu Kalimantan 91,79 persen sembuh, Sulawesi 91,78 persen sembuh, Sumatera 88,87 persen sembuh, dan Maluku - Papua 82,04 persen sembuh.
"Agak berbeda pada persentase kesembuhan, meski urutan pertama diduduki Jawa-Bali, namun di urutan kedua adalah Nusa Tenggara," jelasnya.
Selanjutnya, untuk saat ini Pulau yang paling banyak memiliki kasus aktif adalah Jawa dan Bali sebanyak 40 persen, disusul Sumatera 30,07 persen, Kalimantan 10,94 persen, Maluku Papua 8,6 persen, Sulawesi 8,22 persen, dan Nusa Tenggara 2,18 persen.
"Meskipun Pulau Maluku Papua berada di urutan terakhir baik pada kasus positif, kesembuhan, dan kematian, namun kasus aktifnya menduduki peringkat keempat (8,6 persen), ini artinya perlu fokus khususnya pada penanganan pasien Covid-19 yang masih sakit di Maluku - Papua," tegasnya.
Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.158.731 orang Indonesia, kini masih terdapat 118.534 kasus aktif, 3.901.766 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 138.431 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Jelang PON Papua, Ridwan Kamil Beri Motivasi Tim Sepak Bola dan Voli Pantai Jabar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
-
YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat
-
Antisipasi Lonjakan ISPA, Sudinkes Jaksel Siagakan Puluhan Fasilitas Kesehatan dan Kader
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir
-
Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran