Suara.com - Video siswa yang sedang dimarah-marahi oleh gurunya menjadi viral. Momen itu bahkan berakhir menyesakkan saat siswa itu meminta sang guru memutar voice note di ponselnya.
Video ini dibagikan oleh akun TikTok @stupid.sebenarnya. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 12 juta kali dan mendapatkan 1,1 juta tanda suka.
"Gurunya kena mental. Nunggu bu guru komen. Fyp gak?" tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/9/2021).
Dalam video, siswa lelaki itu duduk di kursi kelas dengan ekspresi sedih. Ia hanya menatap lesu ke depan karena sedang diamuk oleh gurunya.
Sang guru memintanya untuk keluar dari kelas dan jangan pernah mengikuti pelajarannya lagi.
"Mulai sekarang, kamu nggak usah ikut pelajaran ibu. Keluar," kata sang guru dengan suara tinggi.
Ekspresi siswa itu sendiri terlihat memilukan. Ia tampak pasrah dengan mata setengah tertutup saat diusir dari kelas. Walau begitu, cowok itu tidak beranjak ke luar kelas.
Sebalinya, ia membuka tasnya dan mengambil ponsel. Siswa ini terlihat membuka ponselnya di depan guru, seolah sedang mencari sesuatu.
Melihat itu, sang guru semakin mengamuk dan mengancam akan melapor ke kepala sekolah. Ia menilai siswanya itu kurang ajar dan tidak sopan karena berani bermain ponsel di depannya.
Baca Juga: Viral Video 2 Pria Nyaris Baku Hantam di Palembang, Berujung Laporan ke Polisi
"Kamu dengerin ibu gak? Jangan kurang ajar ya. Saya laporin kepala sekolah kamu," ancam sang guru.
Tanpa berkata-kata, siswa itu justru menyerahkan ponselnya ke sang guru dengan acuh. Ia kemudian berteriak memerintahkan gurunya untuk menyalakan speaker, lalu memutar voice note di ponselnya.
"Tolong nyalain loudspeakernya. Nyalain," teriak sang murid sambil emosi.
Sang guru pun menyalakan voice note itu dengan speaker. Voice note itu diduga merupakan rekaman suara ibu siswa itu. Saat diputar, ruangan kelas langsung dipenuhi suara kemarahan wanita.
Ternyata, ibu siswa itu sedang mengamuk ke sang anak. Bahkan, sang ibu terdengar memaki-maki anaknya karena dinilai sudah menghancurkan hidupnya.
"Ngapain lu telepon gue? Gak tahu apa gue lagi mimpi. Lu udah buang waktu gue tahu gak? Kapan sih lu gak bikin gue susah? Emang ya, lo tuh gak bakalan bisa kayak Tomy sama Iyan," kata sang ibu dari speaker voice note.
Berita Terkait
-
Viral Video 2 Pria Nyaris Baku Hantam di Palembang, Berujung Laporan ke Polisi
-
Viral Guru Mengajar Terlalu Lama, Murid Kelaparan Hingga Nyaris Pingsan Dalam Kelas
-
Viral Pria Dijodohkan dengan Tetangga depan Rumah, Netizen Gatel Komentar Sikap Ceweknya
-
Viral Fans Persika Karawang Minta Donasi di Jalanan, Klub Lagi Krisis Uang
-
Tegur Sikap Apriyani Usai Digertak Deddy Corbuzier, Aksi Greysia Polii Tuai Pujian
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi