Suara.com - Direktur Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana mengajak masyarakat meningkatkan budaya tertib berlalu lintas. Dia menyebut lalu lintas sebagai urat nadi kehidupan.
Hal ini disampaikan oleh Chryshnanda dalam Festival Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas dengan tema 'Aman dan Nyaman Bersama di Jalan' pada Sabtu (25/9/2021). Acara digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Lalu Lintas (Polantas) ke-66.
"Salah satu yang harus kita gelorakan membangun budaya tertib, karena lalu lintas sebagai refleksi budaya bangsa, adalah kita patuh terhadap aturan," kata Chryshnanda.
"Sehingga lalu lintas sebagai urat nadi kehidupan dapat terwujud, aman, selamat, tertib, dan lancar," imbuhnya.
Di sisi lain, kata Chryshnanda, Polri juga akan melakukan upaya perbaikan terhadap sejumlah fasilitas angkutan jalan. Harapannya, dapat turut menekan angka kecelakaan.
Sebab kata dia, selain budaya tertib, perbaikan pelayanan lalu lintas juga menjadi salah satu faktor untuk menjamin keselamatan pengguna jalan. Hal itu sebagaimana yang diamanatkan undang-undang.
"Mari stop kecelakaan, stop pelanggaran, karena keselamatan untuk kemanusiaan, " katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Merasa Pernah Melanggar lalu Lintas? Begini Cara Mengecek Data Tilang Elektronik
-
Dua Truk Tabrak Rumah di Gekbrong, Satu Tewas
-
Brakk! Ditabrak Truk, Pasutri Pengendara Scoopy Kritis
-
5 Cara Cek Tilang Elektronik atau ETLE untuk Wilayah DIY
-
HUT Ke-66 Lalu Lintas Polresta Solo: Sederhana dan Kedepankan Berbagi di Tengah Pandemi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan