Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan jumlah kasus Covid-19 di Jakarta sudah menurun jauh dibandingkan ketika meledak di bulan Juli lalu. Anies menyebut capaian ini merupakan kerja keras dari banyak orang.
Anies pun menganggap mereka yang bekerja keras untuk membantu penanganan Covid-19 ini sebagai pahlawan. Karena pahlawannya lebih dari satu, ia menganalogikannya dengan kelompok pahlawan fiksi dalam komik dan film Marvel, The Avengers.
"Jadi turun yang luar biasa ini karena apa? Kolaborasi, karena kerja bersama. Tidak bisa dikerjakan sendirian, jadi ini avangers ini, bukan pahlawan tunggal, pahlawannya banyak," ujar Anies di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (26/9/2021).
Ketika di bulan Juli ketika kasus aktif Covid-19 sempat menyentuh angka 113 ribu, Anies menyebut para petugas dari berbagai unsur bekerja begitu keras.
Ia bahkan mengaku 2-3 kali rapat bersama kepolisian, TNI dan pihak lainnya.
"Dulu ketika bulan Juli kita merasakan posittivity rate tinggi. Kita rapat seminggu 2-3 kali, Pemprov, Kodam, polda selama bulan itu hampir tiap hari kemana mana sama sama, pengendalian mobilitas penduduk," katanya.
Mantan Mendikbud itu mengakui memang banyak masyarakat tidak bisa menerima karena kegiatannya dibatasi begitu ketat. Namun dengan disiplin protokol kesehatan, akhirnya sekarang pandemi di ibu kota sudah bisa dikendalikan.
"Saat itu mungkin banyak merasakan kenapa iya harus dikerjakan, itu adalah pil yang harus ditelan untuk sembuh tapi dengan kita mengerjakan itu kolaborasi sama sama," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Baswedan: Jangan Abai karena Kasus Sudah Landai
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal