Suara.com - Video yang menunjukkan aktivitas cewek-cewek dugem di sebuah cafe menjadi viral. Pasalnya, aksi dugem itu sampai disebut "mabuk halal" dan memicu perdebatan panas.
Momen itu dibagikan oleh akun TikTok @ratuchintyaa. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 630 ribu kali dan mendapatkan 30 ribu tanda suka.
"Asyik banget kayaknya mbaknya. Mabok halal hahaha #fyp," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Senin (27/9/2021).
Dalam video, cafe itu ramai didatangi pemuda dan pemudi. Mereka semua asyik dugem untuk menghibur diri dengan iringan live musik.
Momen dugem itu sendiri lebih banyak dihadiri oleh cewek-cewek yang mengenakan hijab. Mereka semua menari dan meloncat, sambil mengangkat minuman mereka.
Sementara itu, cowok-cowok lebih banyak berada di barisan depan dekat panggung. Mereka juga ikut menikmati musik dengan menari dan meloncat saat pemusik mengguncang panggung.
Cewek-cewek berhijab itu diduga tidak benar-benar mabuk. Mereka hanya menikmati minuman biasa tanpa alkohol. Alhasil, aksi dugem itu disebut sebagai "dugem halal".
Kendati demikian, video dugem tersebut tetap menuai pro dan kontra begitu beredar luas di media sosial. Warganet berdebat panas mengenai video itu di kolom komentar.
Sebagian menuliskan komentar kecaman kepada cewek-cewek berhijab karena melakukan aksi dugem. Mereka sampai menyinggung pemakaian hijab.
Baca Juga: Sabrina Chairunnisa Kode Minta Buket Bunga Viral, Deddy Corbuzier Ribut Kemahalan
"Sesat berkedok halal," hujat warganet.
"Salah satu tanda-tanda kiamat, orang tidak memperhatikan halal dan haram," kecam warganet.
"Jilbab jaman sekarang cuma menutupi ketombe dan kutu," sindir warganet.
"Heh mabuk halal itu gimana?" tanya lainnya.
"Gue juga cewek berhijab, tapi opini gue sih mending gak usah pakai jilbab aja sekalian biar puas buat seneng-senengnya," saran warganet.
Namun, tak sedikit juga yang memberikan pembelaan. Menurut sebagian warganet, setiap orang berhak bersenang-senang, tidak terkecuali cewek-cewek berhijab itu. Mereka juga ramai membandingkan aksi dugem itu dengan pergi ke konser.
Berita Terkait
-
Sabrina Chairunnisa Kode Minta Buket Bunga Viral, Deddy Corbuzier Ribut Kemahalan
-
Viral Mahasiswa Wisuda Online Tak Sama Ortu, Tapi Sosok Berjilbab di Samping Bikin Ngakak
-
Ngakak! Lupa Lepas Helm saat Kondangan, Warganet: Udah Keburu Lapar
-
Viral Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver karena Menganggur dan Butuh Duit
-
Layani Pembeli, Posisi Kaki Karyawan Toko Emas ini Jadi Sorotan: Siap-siap Tekan Sesuatu
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku