Suara.com - Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan sejumlah perbaikan kondisi pandemi Covid-19 di Jawa dan Bali.
Luhut mengatakan angka penambahan positif Covid-19 di Jawa dan Bali terus konsisten menurun hingga 98 persen dari puncak lonjakan varian delta pada 15 Juli lalu.
"Kasus konfirmasi Jawa Bali turun 98 persen. Lalu angka kasus positif harian 26 September kemarin 864, kalau dikurangi lagi hari ini lebih rendah lagi setara dengan 6 Juli 2020 yaitu 864 kasus," kata Luhut dalam jumpa pers virtual, Senin (27/9/2021).
Selain itu, angka kasus aktif Jawa-Bali juga turun 96 persen dari puncak lonjakan varian delta, dan per 26 September sudah mencapai 15.895 atau sudah lebih rendah dari 27 Juli 2020 yaitu 16.362 kasus aktif.
Luhut juga mengungkapkan bahwa laju penularan atau positivity rate Indonesia sudah berada di angka 1 persen dalam sepekan terakhir.
"Sudah 1 persen ini dalam 7 hari terakhir membaik, jadi kalau ada orang berkomentar yang dites cuma 30 ribu sekarang yang ditesting itu rata-rata 170 ribu per hari, jadi angka ini cukup oke walaupun target kami lebih dari itu," jelasnya.
Namun, tingkat mobilitas orang menuju tempat wisata, tempat kerja, hiburan dan pusat perbelanjaan atau mal mulai terlihat meningkat cukup signifikan.
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi itu mengingatkan masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan demi mencegah terjadinya gelombang ketiga pandemi.
"Ini tidak boleh membuat kita berpuas diri, tapi justru berhati-hati. kemarin saya dapat laporan di Pangandaran lebih dari 10 ribu orang yg datang minggu kemarin padahal sudah diatur," tegas Luhut.
Baca Juga: Waduh! Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Sambas Terkendala Stok
Pemerintah mulai mengizinkan penyelenggaraan kegiatan besar seperti konser musik hingga acara pernikahan besar dengan pedoman yang ditetapkan.
Kegiatan besar yang dimaksud seperti; konferensi, pameran dagang, acara olahraga, festival konser, pesta maupun acara pernikahan besar, dan Kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2.
Beberapa kegiatan pariwisata dan hiburan seperti bioskop juga sudah mulai dibuka kembali.
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada tahun ini menjadi contoh kegiatan berskala besar sesuai pedoman yang sedang dijalankan.
Berita Terkait
-
Duh! Landak Tidak Dapat Kuota Vaksin Covid-19, Ini Alasannya
-
Waduh! Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Sambas Terkendala Stok
-
Pemkab Gorontalo Utara Diminta Beri Insentif UMKM Terdampak PPKM
-
Hunian Kamar Hotel di Sumut Capai 50 Persen
-
USU Gelar Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa Belum Divaksin Covid-19 Tak Diperkenankan Hadir
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara