Suara.com - Sebuah video di TikTok menunjukkan kondisi rumah sebelum dan setelah direnoovasi dengan biaya Rp 80 juta. Unggahan video tersebut telah ditotonton sebanyak 7,6 juta kali.
Dalam video tersebut menunjukkan bahwa sebelumnya pemilik rumah hanya menginginkan untuk renovasi bagian genteng dan rangka atap ringan.
"Budget saya Rp 80 juta pak, cukupkah pak? Saya tinggal di Jepang pak, saya takut rumah ibu saya ambruk," catat pemilik rumah.
Namun orang yang merenovasi menyatakan bahwa biaya segitu cukup untuk hampir seluruh bagian rumah.
"Kebanyakan kak, kalau mau sisanya saya buat renovasi yang lain biar rapi seperti rumah baru," ujar perenovasi seperti yang dikutip dari aun TikTok @aswinyanuar.
"Atur saja pak," catat pemilik rumah.
Berselang tiga bulan, rumah yang sebelumnya hanya akan direnovasi bagian atap malah terlihat berbeda.
Rumah tersebut terlihat seperti rumah baru, bukan hasil renovasi.
Selain telah distonton lebih dari 7 juta kali, video tersebut juga telah mendapatkan 600 ribu likes dan 16 ribu komentar.
Baca Juga: Jadi Mak Comblang Pemiliknya, Aksi Kucing Ini Didoakan Warganet Agar Jadian
"Mungkin pak Aswin enggak ambil untung banyak untuk membantu membangun rumah impian. semoga saya punya rumah sebelum saya membahagiakan orang tua saya amin," komentar warganet.
"Hallo mas Aswin jangan pensiun dulu yaa, tunggu tabungan aku cukup biar bisa renov rumah juga," imbuh yang lain.
"Demi apa 80 juta dapet gitu, orangtua gue habis ratusan juta buat renovasi padahal perubahannya enggak banyak, kebanyakan bayar kuli sih karna kerja nya lambat," komentar lainnya.
"Ini baru yang pemborong amanah. Insyallah sukses terus," tambah warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto