Suara.com - Pengadilan Lebanon menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara pada empat warganya karena memiliki kartu identitas alias KTP Israel.
Menyadur Middle East Monitor Rabu (13/10/2021) mereka juga dihukum kerja paksa karena "berurusan dan memperoleh identitas Israel" tanpa izin negara.
Mereka adalah George Abdullah Abu Eid, Sidi Tanios Abu Khair, Samira Hussein Suleiman dan Sumayya Fares Judiyah.
Beberapa lainnya yang juga disebut berurusan dengan musuh adalah warga di bawah umur, yaitu Mireille George Abu Eid, Elias George Abu Eid, Christian George Abu Eid dan Patrick George Abu Eid.
Putusan ini dikeluarkan oleh Majelis Hakim Permanen Militer, Brigjen Mounir Shehadeh yang juga menyatakan mereka memasuki wilayah Palestina yang diduduki tanpa izin Lebanon.
George Abu Eid, Samira Suleiman dan Sumayya Judiyah dihukum 15 tahun penjara, pencabutan hak-hak sipil dan denda satu juta lira Lebanon (Rp 9,4 juta).
Sementara kasus warga di bawah umur diserahkan ke pengadilan anak. Beberapa terdakwa diadili secara in absentia, namun pihak berwenang tidak menyebutkan nama mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?