Suara.com - Seorang pria di TikTok baru-baru ini membagikan pengalamannya memelihara bebek sejak masih kecil. Dia menamai bebek peliharaannya dengan nama Bekti.
Pria tersebut mengunggah ceritanya lewat akun TikTok @nombaegopa. Dia menyertakan sederet foto dan video yang menunjukkan kebersamaannya dengan Bekti.
Terlihat di awal video, pria itu menayangkan momen saat bebek peliharannya masih kecil. Seiring waktu dia tumbuh menjadi seekor bebek berbulu putih yang menawan.
Perjalanan sang bebek harus berakhir tragis
Melihat dari unggahannya, pria yang tidak diketahui namanya itu sudah menghabiskan banyak waktu bersama Bekti. Mereka pernah bermain hingga jalan-jalan bersama.
Pria itu bahkan pernah mengajak bebek kesayangannya menonton tayangan Korea. Ada juga momen di mana sang majikan mengajari Bekti cara untuk berenang.
Namun nahasnya, momen bahagia pria ini dengan bebek peliharaannya harus berakhir tragis. Di akhir video dia mengabarkan bahwa Bekti berakhir menjadi santapan keluarga.
Pria itu menjelaskan bahwa Bekti dimasak oleh sang ibu tanpa sepengetahuannya. Dia ikut menyantapnya karena tidak tahu kalau itu adalah daging Bekti.
"Itu dimasak mamaku tanpa sepengetahuanku btw. Dan awalnya aku ndak tau kalo itu daging bebekku, makannya ku makan," cerita pria itu di kolom komentar.
Baca Juga: Membahayakan Nyawa Orang, Polisi yang Banting Mahasiswa di Tangerang Harus Dipidana
Komentar warganet
Cerita pemilik akun @nombaegopa bersama Bekti berhasil menarik atensi warganet. Terbukti, unggahannya sudah ditonton lebih dari 3 juta kali sampai hari ini, Rabu (13/10/2021).
Puluhan ribu komentar juga diberikan oleh warganet usai menyimak video tersebut. Mereka ikut kasihan menyaksikan akhir kisah bebek peliharaan pria ini.
"Bebek: 'Ku kira kita sahabtan, ternyata malah jadi santapan'. #bukanmaen," kata warganet.
"Bebek bilek: 'Semoga kita dipertemukan di titik terbaik menurut takdir'," lanjut yang lain.
"Awal liat VT (emoji bahagia). Setelah lihat viti (emoji menangis)," sambung akun lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi