Suara.com - Dua pria bertahan hidup selama beberapa hari tanpa air setelah tersesat di pedalaman Northern Territory, Australia - hal yang disebut polisi sebagai "keajaiban".
Mahesh Patrick, 14 tahun, dan Shaun Emitja, 21 tahun, ditemukan secara terpisah di dekat Alice Springs pada hari Jumat dan Sabtu (15 dan 16 Oktober).
Keduanya mengalami dehidrasi dan menderita karena kelelahan tetapi selain itu mereka dalam kondisi baik-baik saja, kata polisi.
Kendaraan mereka mogok pada Senin lalu (11/10) saat menempuh perjalanan selama empat jam melalui wilayah pedalaman yang di Australia disebut outback.
Baca juga:
- Tersesat di pedalaman Australia, gurun gersang yang tak bisa dihuni: Bagaimana cara bertahan hidup?
- Pesawatnya jatuh di hutan Amazon, seorang pilot bertahan hidup sendirian selama 36 hari
- Kisah anak lima tahun hilang di padang pasir Argentina
Karena tidak mampu mendorong mobil, mereka menginap di dalam kendaraan itu kemudian keesokan paginya berangkat untuk mencari air.
Mereka berjalan sejauh 5 km ke sebuah bukit sebelum menyadari bahwa mereka berjalan ke arah yang salah, kata pihak berwenang.
"Mereka pikir mereka akan menuju ke arah yang akan [membawa] mereka ke dekat Jalan Raya Sandover," kata polisi Northern Territory, merujuk pada satu-satunya jalan utama yang membentang dari utara ke selatan melalui wilayah tersebut.
Mereka dilaporkan hilang setelah hari itu tidak kembali ke Hermannsburg, sebuah komunitas Aborigin yang berjarak 120 km dari barat daya Alice Springs.
Baca Juga: Peneliti Sebut Manusia Sulawesi Punya DNA Sama Dengan Suku Aborigin dan Papua
Dua pria itu berkemah satu malam di bukit, tempat polisi percaya mereka menemukan sumber air.
"Kami percaya bahwa terakhir kali mereka mendapatkan air bisa jadi pada hari Selasa," kata Plt. Komandan Kirsten Engels.
Polisi mengatakan keduanya kemudian berpisah karena alasan yang belum diketahui.
Mahesh berjalan sekitar 35 km sendirian, dan kemudian menemukan pagar yang ia ikuti ke selatan selama dua hari. Ia ditemukan pada Jumat malam (15/10).
"Ajaibnya, ia ditemukan oleh anggota masyarakat yang membawanya kembali kepada komunitas dan keluarganya," kata Penjabat Cdr Engels.
Ia kemudian membantu polisi mencari Emitja dari udara. Kawannya itu ditemukan pada Sabtu malam.
"Mereka sangat beruntung masih hidup - kita semua tahu betapa sulitnya kondisi di luar sana," kata Penjabat Cdr Engels.
Pihak berwenang menyarankan warga untuk tinggal di dalam mobil jika terdampar di wilayah outback - karena mobil dapat menjadi tempat bernaung dan berlindung serta merupakan target yang lebih mudah ditemukan oleh helikopter pencari.
Orang-orang yang bepergian di pedalaman terpencil Australia juga disarankan untuk membawa makanan serta empat liter air per orang untuk satu hari.
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan