Suara.com - Aksi tiga cewek yang hujan-hujanan sampai basah kuyup menjadi viral. Bagaimana tidak, mereka sampai berteriak-teriak meminta jodoh kepada Tuhan.
Momen tersebut dibagikan oleh akun TikTok @heyakudea. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 540 ribu kali dan mendapatkan 68 ribu tanda suka.
"Minta jodoh malah dikirim petir. #fyp #hujan," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Selasa (19/10/2021).
Dalam video, tiga orang cewek sedang berada di dalam rumah. Salah satu ruangan rumah itu banjir karena tidak memiliki atap. Alhasil, air hujan menetes deras membanjiri isi rumah.
Namun, ketiga cewek itu sama sekali tidak terlihat panik. Sebaliknya, mereka justru menikmati momen saat rumah kebanjiran dan basah-basahan dengan bahagia.
Tak sampai di situ, mereka juga berteriak-teriak ke arah langit. Ketiga cewek tersebut berteriak meminta jodoh kepada Tuhan di tengah hujan deras.
"Tuhan, kirimkan jodohku," teriak salah satu cewek sambil mengangkat tangannya.
Setelah berteriak, tiba-tiba terjadi peristiwa yang membuat ketiga cewek itu lari ketar-ketir. Doa mereka seolah dijawab dengan sambaran kilat disusul suara petir.
Begitu terjadi kilatan, ketiga cewek itu langsung lari menyelamatkan diri. Mereka berbondong-bondong masih ke dalam rumah yang memiliki atap.
Baca Juga: Super Gemas, Viral Balita Minta Izin Petugas Bandara Beri Salam Perpisahan ke Bibinya
Hal ini dilakukan karena takut tersambar petir. Sontak, momen tak terduga itu menjadi perhatian luas warganet. Mereka menilai teriakan cewek yang meminta jodoh seolah mendapatkan jawaban.
Warganet pun menuliskan beragam komentar kocak di kolom komentar.
"Mungkin jodohnya keluarga petir," sahut warganet.
"Pasti seru kalau kita hujan-hujanan bareng terus kesamber petir," celutuk warganet.
"Astaga mengakak tapi kaget juga," tambah yang lain.
"Tuhan: jodoh terdekatmu adalah ajal," canda warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Super Gemas, Viral Balita Minta Izin Petugas Bandara Beri Salam Perpisahan ke Bibinya
-
Curi Perhatian, Habis Vaksin Warga di Daerah Ini Dapat Bakso dan Minuman Ringan
-
Viral, Kuli Bangunan Serang Petugas Vaksinasi Covid-19 di Bogor Secara Membabi Buta
-
Wanita Geram Tetangga Bersihkan Kotoran Burung di Depan Rumah, Ditegur Malah Lebih Galak
-
Pilu! Cewek Minta Hadiah Kawat Gigi, Ortu Tak Tepati Janji Karena Dijemput Ajal
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo