Suara.com - Pasangan suami istri (pasutri) menjadi sasaran aksi perampokan di kediamannya, di Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (2/10) malam. Sadisnya, perampok itu menusuk korban bernama Netti (58) hingga tewas dan suaminya mengalami patah tulang akibat melawan.
Dikutip Antara, perampokan berdarah yang baru diketahui Minggu (24/10/2021) pagi itu sempat menggegerkan warga setempat.
Saat kejadian, pemilik rumah disebut sempat melihat ada orang tak dikenal masuk ke dalam rumahnya.
Mereka masuk dengan menggenggam senjata tajam dengan jumlah tiga orang, lalu mengumpulkan seisi rumah untuk diikat.
Hanya saja saat itu korban Netti berteriak minta tolong dan langsung ditusuk oleh salah seorang pelaku hingga tewas.
Sementara sang suami Gusdiantara (60) juga sempat melakukan perlawanan terhadap perampok hingga tangannya patah. Saat ini, korban telah dibawa ke rumah sakit.
Dalam kejadian perampokan itu, kawanan perampok membawa kabur satu unit mobil milik korban, emas sebanyak 46 emas, dan kartu ATM.
Kepolisian baik dari jajaran Polresta Padang serta Polsek Kuranji telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi, memasang garis polisi di lokasi kejadian, hingga membawa korban. Namun sampai berita ini diturunkan pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi terkait peristiwa tersebut. (Antara)
Baca Juga: Terungkap! Korban Pencurian yang Tewas di Padang Ternyata Pengusaha Gas Elpiji
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!
-
Kasus Koper Narkoba: Polri Akhirnya Bongkar Hubungan AKBP Didik dan Aipda Dianita!
-
Menlu Sugiono Bertemu Sekjen PBB di New York, Bahas Krisis Palestina dan Board of Peace
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
-
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag