Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo ziarah Makam Bung Karno di Blitar, Minggu (24/10/2021). Siapa sangka, ternyata di lokasi sudah lebih dulu datang Menteri Sosial, Tri Rismaharini.
Ganjar yang mengenakan polo warna hitam tiba menjelang tengah hari. Ratusan orang langsung mengerubungi pria berambut putih itu. Mereka meminta foto bersama Ganjar.
Komplek makam hari itu memang ramai sekali. Ternyata sedang ada acara bersih makam yang dipimpin Risma. Begitu tahu ada Risma, Ganjar langsung menghampiri. Saat itu Risma sedang duduk beristirahat.
"Pantesan rame sekali. Tibake ono njenengan nang kene (ternyata ada anda di sini)," kata Ganjar kepada Risma sambil mengatupkan kedua belah tangannya, Minggu (24/10/2021).
"Rame opo, aku wes rong dino nang kene (ramai apanya, saya sudah dua hari di sini)," jawab Risma.
Setelah menyapa singkat, Ganjar pun pamit menuju nisan makam Bung Karno. Dia lalu nyekar dan memanjatkan doa. Sementara Risma bergeser keluar areal nisan berjalan menuju ke selatan.
Usai berziarah, Ganjar menjalankan ibadah salat zuhur di musala. Diwawancarai wartawan usai salat, Ganjar mengaku tidak ada agenda khusus ke MBK. Ia hanya berniat ziarah setelah sebelumnya mengunjungi Taman Anggrek Ranu Darungan di Lumajang.
"Ya cuma ziarah, tadi dari lihat anggrek terus ke sini," katanya.
Ganjar juga tidak janjian dengan Risma. Ia baru tahu ada Risma ketika sampai makam.
Baca Juga: Mampu Tangani Anak yang Terdampak Covid-19, Unicef Apresiasi Pemprov Jateng
Ganjar berharap dengan penataan Makam Bung Karno oleh Kemensos, semua bisa menjaga kebersihannya, merawatnya, dan semua pengunjung bisa menikmatinya.
"Mboten (janjian). Bu Risma kan sudah dua hari ini di sini. Beliau kerjaannya top banget ini. Beresin ini itu. Ya kebetulan saja pas saya ke sini ketemu. Eh terus Bu Risma kemana ya," katanya mencari keberadaan Risma.
Saat berziarah itu, Ganjar juga mendapat hadiah dari warga Blitar. Berupa gambar sketsa wajah Ganjar dari goresan pensil di atas kertas.
Sang pemberi gambar itu bernama Charis. Warga Kota Blitar ini memang seniman muda yang sering menggambar tokoh kenamaan.
"Saya memang mengidolakan beliau dan suka mengikuti sosmed Pak Ganjar, kebetulan dapat kabar beliau datang hari ini. Semalam saya kebut gambarnya, ya ini dadakan sebenernya," kata Charis.
Ganjar mengaku senang mendapat hadiah tersebut.
“Saya senang dapat hadiah dari warga Blitar, ini suatu hadiah yang sangat berharga karena dibuat langsung dari tangan tangan kreatif warga Kota Blitar,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Waspada Bencana Saat Curah Hujan Jateng Meningkat, Ini Pesan Gubernur Ganjar
-
Gubernur Ganjar Dorong Penggunaan Bus Listrik di Jateng
-
Keren! Pakai Sarung, Pegawai Non Muslim Pemprov Jateng Ikut Rayakan Hari Santri
-
Pakai Sarung ke Kantor, Gubernur Ganjar: Untuk Satukan Semangat Nasional di Hari Santri
-
Peringati Hari Santri, Gubernur-DPRD Jateng Pakai Sarung ke Kantor
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan