Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti Tanah Air, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) periode 2009-2014 Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi wafat di usia 72 tahun, pada Senin (25/10/2021) malam.
Sudi Silalahi wafat di Rumah Sakit Gatot Soebroto (RSPAD) Jakarta Pusat, sekitar pukul 23.50 WIB karena sakit.
Kabar duka itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet periode 2009-2014 Dipo Alam dalam akun Twitternya @dipoalam49 yang terpantau, di Jakarta, Selasa.
"Innalillahi Wainna illaihi roji'un, kami sekeluarga turut berduka cita dan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi jam 23.50 di RSPAD," tulis Dipo Alam.
Sudi mengawali karier di pemerintahan kala menjadi sekretaris Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di bawah pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.
Setelah SBY menjadi presiden, Sudi diberi kepercayaan untuk menjabat Sekretaris Kabinet dalam Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009.
Pada periode pemerintahan kedua, SBY mengangkat pria kelahiran Pematang Siantar pada 13 Juli 1949 itu menjadi Mensesneg.
Sebelum masuk dalam pemerintahan, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1972 ini pernah menjabat Wakil Assospol Kasospol ABRI tahun 1996 sampai 1997.
Kemudian, menjabat Kepala Staf Kodam Jaya pada 1998 dan Pangdam V Brawijaya, Surabaya pada 1999.
Sudi pun mendapatkan promosi jabatan dengan pangkat Letnan Jenderal sebagai sekretaris Menkopolkam yang saat itu dijabat SBY, pada 2001-2004.
Sudi dikenal sebagai orang yang baik, ramah dan penuh perhatian.
"Saya bersaksi bahwa Pak Sudi adalah orang yang baik, ramah, penuh perhatian dan persahabatan. Kiranya Allah SWT akan memberi tempat terbaik di sisi-Nya bagi Pak Sudi. Aamiin," kata Dipo.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD pun mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Sudi Silalahi.
"Innalillah wa inna ilaihi raji’un. Allah SWT telah memanggil Sudi Silalahi ke haribaan-Nya Senin malam (25/10/21). Semoga husnul khatimah," tulis Mahfud dalam akun Twitternya, @mohmahfudmd.
Dia menilai sosok Sudi Silalahi merupakan orang dan sahabat yang baik.
"Almarhum adalah teman baik saya sejak almarhum menjadi Pangdam V di Jatim, kemudian Sesmenko Polhukam, Seskab, dan Mensesneg. Almarhum adalah sahabat yang baik," kata Mahfud.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengaku terkejut mendengar kabar meninggalnya Sudi Silalahi.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Dini hari ini saya dikejutkan oleh berita meninggalnya sahabat baik, kolega, dan teman seperjuangan saya, Letnan Jendral TNI (Purn) Sudi Silalahi (Mensesneg di era Presiden SBY). Semoga Allah ampuni beliau dan tempatkan di sisiNya yang terbaik," tulis Zulkifli dalam akun Twitternya, ZUL_Has.
Menurut Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan, Sudi Silalahi adalah orang yang penuh persahabatan, perhatian dan rendah hati, dengan dedikasi yang tak perlu diragukan lagi untuk NKRI.
"Kita semua patut merasa kehilangan atas kepergian beliau pukul 23.50 semalam di RSPAD. Kita doakan beliau husnul khotimah," ujarnya.
Kepergian Sudi Silalahi menghadap Sang Khalik bagi Zulhas seolah-olah datang secara tiba-tiba tanpa kabar sakit sebelumnya.
"Baru sekitar 10 hari lalu saat saya masih di Amerika Serikat, kami saling WA. Beliau mengirim foto-foto saya bersama Imam Shamsi Ali yANg saya temui di New York, rupanya Pak Sudi dapat foto itu dari Facebook," kata Zulhas.
Berawal dari situ, Zulhas dan Sudi pun mengobrol, saling mengungkapkan kekangenan.
"Kapan kita ketemu dan ngopi-ngopi, Pak? Ajak saya. Pak Sudi pun mengiyakan dan kami berjanji untuk mencari waktu bersama," tutur Zulhas.
Mantan Menteri Kehutanan ini menyebutkan, sekitar satu minggu yang lalu, Sudi pun masih mengirim pesan WhatsApp, bercerita bahwa pohon yang pernah Zulhas berikan kepadanya sudah tumbuh besar.
"Pohon yang waktu itu, sekarang sudah gede-gede, Pak Zul,' ceritanya. Waktu saya masih menjabat Menhut, saya ingat memberi beberapa bibit pohon untuk Pak Sudi," ujar Zulhas.
Zulhas mengatakan, pada Selasa subuh ini ia kembali menerima pesan WhatsApp tentang Sudi, tapi tidak langsung darinya.
Pesan itu datang dari kerabat dan kolega yang mengabarkan bahwa Sudi telah meninggal dunia.
"Tentu saya terkejut sekaligus sangat kehilangan. Saya berdoa dari hati terdalam semoga beliau wafat dalam keadaan husnul khotimah. Saya bersaksi beliau orang yang baik," kata Zulhas. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Sudi Silalahi Wafat, Para Tokoh Ucapkan Belasungkawa
-
Kabar Duka! Mensesneg Era SBY, Sudi Silalahi Meninggal Dunia
-
Kabar Terkini Mengenai Calon Panglima TNI yang Baru, Mensesneg: Targetnya Bulan Depan
-
Secepatnya Kirim Surpres Panglima TNI, Mensesneg: Kami Sudah Koordinasi dengan Ketua DPR
-
Soal Perekrutan 56 Pegawai KPK, Mensesneg Ungkap Pertemuan Kapolri, BKN, dan Menpan RB
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan