Suara.com - Mobil sport seperti Pajero di perkotaan dianggap mobil mewah dan biasanya dijaga untuk tetap bersih. Namun berbeda dengan mobil Pajero yang terlihat pada unggahan dari akun @athaleaaaa.
Pada video yang telah ditonton lebih dari satu juta kali itu menampilkan penampilan mobil yang tak biasa.
Mobil tersebut dipenuhi lumpur dan tanah. Bukan hanya bagian luarnya, namun juga bagian dalamnya.
"Setiap pulang dari lintasan Batu Utak Sangatta Kalimantan Timur," tulis akun tersebut.
Pada video tersebut, mobil yang mulanya berwarna putih sudah jadi coklat penuh lumpur. Namun meskipun wujudnya menjadi kotor, banyak warganet yang malah memujinya.
"Suka banget kalau mobil 4X4 gini korotnya, artinya dia main sesuai mobil off-road, bukan cuma di aspal," komentar warganet.
"Senang kali lihat mobil digunakan sesuai dengan fungsinya kaya gini, enggak kaya orang lain mobinya cuma dibawa ke mal," imbuh yang lain.
"Kenapa ya lihat mobil Pajero begini jadi malah tambah suka, lebih kelihatan ganteng daripada cuma masuk mal," tulis warganet di kolom komentar.
"Pajero memang enggak ada harga dirinya di tanah Kalimantan," tambah warganet lain.
Baca Juga: Cuaca Panas Surabaya Tak Tertahan, Segerombol Kambing Sampai Jalan Sempoyongan
Area jalan Sangatta ada yang belum diaspal, sehingga saat hujan akan menimbulkan tanah basah berlumpur yang akan sulit dilewati.
Oleh karena itu, mobil-mobil off-road cocok untuk jalanan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan