Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta klinik dan fasilitas kesehatan di ibu kota memberikan harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 di bawah Rp 275 ribu. Jika tidak Riza mengancam akan mencabut izinnya.
Penetapan harga tes PCR ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Tes di wilayah Jawa-Bali adalah Rp 275 ribu dan di luar Jawa-Bali Rp300 ribu.
Riza mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan agar harga tes PCR di semua klinik sesuai dengan instruksi itu.
"Pengawasan terhadap lab yang masih menetapkan harga test PCR lebih dari yang ditetapkan dilakukan oleh Sudinkes wilayah kota," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/11/2021).
Nantinya jika didapati ada klinik menyediakan tes PCR di atas standar, maka pihaknya melalui Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) wilayah akan memberikan sanksi teguran.
"Sanksinya jika masih ada yang bandel akan diberikan surat teguran," katanya.
Selanjutnya, klinik yang melanggar masih akan diawasi meski sudah diberikan sanksi teguran. Jika terus-menerus mengulang pelanggaran, maka hukuman terberat adalah pencabutan izin operasi.
"Bila sudah dilakukan teguran tiga kali berturut turut maka akan segera dilakukan pencabutan izin Lab Covidnya," pungkasnya.
Baca Juga: Diduga Tipu Uang Warga, Wagub DKI Sebut Lurah Duri Kepa Dicopot
Berita Terkait
-
Diduga Tipu Uang Warga, Wagub DKI Sebut Lurah Duri Kepa Dicopot
-
Wagub DKI Minta Kasus Penggelapan Uang yang Diduga Libatkan Lurah Duri Kepa Diusut
-
Plt Gubernur Sulsel Minta Laboratorium Klinik Tidak Berspekulasi Terkait Harga Tes PCR
-
Kisruh Kelurahan Duri Kepa Pinjam Uang Warga Rp264,5 Juta, Wagub DKI: Selesaikan Baik-baik
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?