Suara.com - Seorang wanita di County Tyrone, Irlandia mencuri 1,9 juta pound sterling (sekitar 37,1 miliar rupiah) dari perusahaan tempat ia bekerja untuk mendanai gaya hidup mewahnya. Wanita itu telah dijatuhi hukuman penjara lima setengah tahun.
Mengutip BBC, Kamis (4/11/2021), Julie McBrien, seorang wanita asal Fivemiletown didakwa dengan 26 dakwaan penipuan dan pencucian uang selama delapan tahun.
Ditetapkan bahwa dia secara signifikan melanggar kepercayaan perusahaannya, Northern Mouldings Ltd yang berbasis di Cookstown.
McBrien bertanggung jawab atas keuangan. Walau menikmati gaji yang baik, dia menyaring uang tunai dari perusahaan, membawa perusahaan ke ambang kehancuran.
McBrien mengarang laporan bank palsu dan memalsukan tanda tangan seorang mantan karyawan setelah gagal menghapus namanya dari mandat bank.
Dia kemudian memalsukan mandat bank yang membuatnya hanya bertanggung jawab atas keuangan, menandatangani cek untuk dirinya sendiri, dan membuat faktur palsu.
Wanita berusia 47 tahun tersebut juga berbohong kepada direktur perusahaan dengan mengklaim dirinya menderita kanker langka, kondisi yang juga dialami oleh kerabat dekat direktur.
Direktur perusahaan berusaha keras untuk memberikan dukungan kepada McBrien sebagai karyawannya saat mengetahui hal tersebut. Wanita tersebut sebenarnya tidak menderita kanker sama sekali.
Ketika wanita tersebut ditangkap, dia mengakui pelanggaran tersebut. Ia mengklaim uang tersebut dihabiskan hanya pada hari libur. Ia juga menambahkan tidak ada yang bisa ditunjukkan untuk itu.
Baca Juga: Warga SAD Bentrok dengan Perusahaan Sawit, Tiga Satpam Tertembak
Dia menyalahkan akuntan perusahaan karena tidak melakukan pekerjaan mereka dengan benar, “jika mereka melakukan (pekerjaan dengan benar), saya tidak akan berada di sini.”
Seorang juru bicara Northern Mouldings Ltd mengatakan McBrien telah melakukan penipuan besar yang canggih dan berkelanjutan terhadap perusahaan.
“Kami percaya hukuman hari ini sesuai dengan kejahatannya dan kami berharap itu akan menjadi pelajaran baginya dan orang lain yang mungkin di masa depan mencoba menyalahgunakan dan mengeksploitasi sifat paling dasar manusia – kepercayaan,” ujar juru bicara tersebut.
“Tindakannya dan proses hukum yang berjalan panjang selanjutnya sangat sulit bagi bisnis, pemegang saham, staf setia kami, dan semua keluarga mereka.”
Perusahaan mengatakan akan terus menempuh jalur hukum untuk mendapatkan kembali uang perusahaan yang dicuri tersebut.
"Kami sekarang berharap untuk melupakan insiden yang menyedihkan ini dan sebagai gantinya memfokuskan semua energi dan upaya kami untuk terus mengembangkan bisnis kami demi keuntungan karyawan dan pelanggan kami," tambah juru bicara tersebut. (Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal