Suara.com - Api menghanguskan sebuah bangsal rumah sakit yang baru dibangun bagi pasien virus corona di India barat, Sabtu (6/11), menewaskan sedikitnya 10 pasien.
Melansir laman VOA, para pejabat mengatakan lebih dari 20 pasien berada di ICU rumah sakit di kota Ahmednagar itu saat kebakaran terjadi.
Itu adalah insiden terkini dari serangkaian kebakaran di bangsal-bangsal COVID-19 di berbagai rumah sakit di India sejak sistem layanan kesehatan yang minim dana itu kewalahan mengendalikan gelombang virus corona antara April dan Mei.
Kepala menteri negara bagian Maharashtra, Uddhav Thackeray, memerintahkan dilakukannya penyelidikan atas kebakaran pada Sabtu (6/11) dan kondisi keselamatan di rumah sakit itu.
Sebanyak 16 pasien COVID-19 dan dua perawat tewas pada Mei dalam kebakaran di sebuah rumah sakit di negara bagian Gujarat, India. Pada April, sekitar 35 pasien tewas dalam beberapa kebakaran terpisah di dua fasilitas di Mumbai.
Hingga Sabtu (6/11) siang , Pusat Data Virus Corona Universitas Johns Hopkins melaporkan hampir 249,4 juta kasus COVID-19 global dan lebih dari lima juta kematian. JHU melaporkan lebih dari 7.2 miliar dosis vaksin telah diberikan di seluruh dunia. (Sumber: VOA Indonesia)
Tag
Berita Terkait
-
Transaksi Kripto di Pakistan dan India Naik 700 Persen, Tertinggi di Asia
-
Warga Tetap Rayakan Diwali Pakai Petasan, Tingkat Polusi di Delhi Naik ke Level Bahaya
-
Rata Dengan Tanah, Rumah Makan Saung Abah Cianjur Terbakar
-
Saung Abah Cianjur Babelan Rata dengan Tanah, Ini Penyebab Kebakarannya
-
Viral Detik-detik Brimob Selamatkan 2 Lansia yang Terjebak Kebakaran di Rumah
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman