Suara.com - Lima ABK kapal KLM Firman Jaya yang tenggelam di perairan Selat Malaka atau tidak jauh dari Perairan Tanjung Balai Karimun, Kepri, ditemukan dalam keadaan selamat, Rabu (10/11/2021) kemarin.
"Korban sudah dievakuasi ke Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun," kata Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi ditulis Kamis (11/11/2021).
Kelima Identitas korban tersebut, yaitu Heriyanto, Aldi Satria, Alvi Juanda, Andi Rizky, dan Rusmadi Syaputra.
Slamet menjelaskan kronologis kejadian kapal KLM Firman jaya itu tenggelam saat berlayar dari Sungai Guntung tujuan Batu Pahat dengan memuat 180 ton kelapa.
Akibat cuaca yang kurang baik, katanya, diduga kapal jenis kayu itu terkena badai sehingga mengalami tenggelam.
Beruntung saat itu melintas sebuah Kapal SPOB Tirta Samudra XX, sehingga para ABK berhasil tertolong dan diselamatkan sekitar pukul 15.00 WIB
"Petugas komunikasi kita menerima informasi kecelakaan kapal dari Mei Heriyanto, Captain Kapal SPOB Tirta Samudra XX," ungkap Slamet.
Setelah terima informasi tersebut, lanjutnya, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun bersama Tim SAR Gabungan bergerak ke Perairan Karimun pada Koordinat 1 00.00 N 103 31.500 E menggunakan Speed Boat milik KSOP Tanjung Balai Karimun dan Speed Boat Polairud, sekitar 16.00 WIB.
Kemudian sekira pukul 17.30 WIB, tim gabungan tiba di perairan Karimun dan langsung melaksanakan penyelamatan terhadap kelima ABK tersebut.
Baca Juga: Usaha Keras Pria Naikkan Motornya Sia-sia, Malah Tenggelam di Genangan Saat Hujan
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kecelakaan kapal resmi ditutup," demikian Slamet. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir