Suara.com - Seorang petinju Rusia, Ilya Medvedev, 23, duel lawan beruang setelah mengetahui temannya tewas diterkam hewan liar tersebut.
Menyadur Daily Mail Kamis (11/11/2021), beruang cokelat yang ia lawan dilaporkan mati sedangkan Ilya mengalami luka cukup parah dan dirawat di rumah sakit.
Ilya sedang dalam perjalanan memancing di Sungai Irtysh di Rusia ketika dia dan temanhya, Vyacheslav 'Slava' Dudnik, 48, diserang. Dudnik diterkam sampai mati oleh hewan itu, yang kemudian menyerang petinju profesional itu.
Nelayan lain Denis Chebotar, 41, sedang mengamankan perahu kecil mereka di tepi sungai ketika dia mendengar teriakan histeris putus asa.
Denis Chebotar bergegas ke hutan untuk membantu temannya dan mendengar tembakan. "Saya mendengar teriakan. Mereka berteriak: 'Seekor beruang!'"
"Dan itu saja... lalu suara tembakan. Ketika saya sampai di tempat itu, saya melihat Slava sudah mati," katanya.
Petinju yang mengambil bagian dalam kejuaraan Rusia dan kompetisi nasional lainnya, telah mencoba menembak beruang itu, tapi pistolnya jatuh, jadi dia bertarung dengan pisau.
"Ilya sedang menghabisi beruang itu dengan pisau," kata Chebotar. "Dia punya waktu untuk menembak dua kali, kemudian jelas mundur, mengisi ulang, dan membuat dua tembakan lagi."
Namun beruang ganas itu masih menyerang meskipun memiliki luka tembak. "Kartrid kelima tidak sepenuhnya masuk ke dalam ruangan. Dia tidak punya waktu."
Baca Juga: Duh, Beruang Madu Ditemukan Mati Terjerat di Hutan Produksi Siak
Beruang itu menjatuhkan pistolnya dan Ilya menikamnya dengan pisau. Akhirnya dia membunuh beruang itu tapi menderita luka yang parah.
Chebotar menyeret petinju yang berada di ujung maut itu ke perahu dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan atas luka robek di kepala dan tubuh, kata laporan dari distrik Uvatsky, di wilayah Tyumen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara