Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membocorkan soal pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022. Rencananya, UMP untuk para buruh ibu kota bakal mengalami kenaikan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pembahasan terakhir mengenai besaran UMP. Siang ini, rencananya akan diadakan pertemuan bersama dewan pengupahan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI, dan pihak terkait.
"Ada jadwal rakor (rapat koordinasi) soal UMP nanti dari situ kita akan tau (besaran kenaikan UMP) ya," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (16/11/2021).
Anies menuturkan, Pemprov DKI sudah membahas masalah ini dengan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Pemerintah juga sudah mengeluarkan instruksi soal kenaikan UMP di daerah-daerah Indonesia.
"UMP nih baru dibahas dengan pak Menko. Kan makanya beliau (Mahfud MD) pulang lebih awal karena rapat soal UMP itu," tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah memastikan UMP 2022 DKI akan mengalami kenaikan. Namun, ia belum mau membocorkan berapa kenaikan angkanya.
"Kenaikan, insyaallah ada kenaikan (UMP) DKI," jelas mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI ini.
Sesuai jadwal, rencananya kenaikan UMP DKI bakal diumumkan 19 November mendatang.
Ia meminta masyarakat bersabar dan menunggu demi keputusan yang menguntungkan semua pihak.
Baca Juga: Molor Lagi, Lokasi Sirkuit Formula E Baru Ditetapkan Akhir Desember 2021
"Jadi insyallah penetapan UMP akan kita laksanakan di tanggal 19. Hari jumat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT