Suara.com - Mantan putri Jepang Mako Komuro kini akhirnya sampai di Amerika Serikat bersama suaminya, Kei Komuro, setelah resmi keluar dari keluarga kerajaan.
Menyadur The Guardian Selasa (16/11/2021), video yang disiarkan di saluran TV Jepang menunjukkan Mako diapit oleh petugas keamanan saat melewati bandara John F Kennedy, New York.
Mako dan suaminya kemudian terlihat masuk ke mobil yang sudah menunggunya dan dengan kawalan dari petugas keamanan.
Kepindahan Mako ke Negeri Paman Sam telah lama dikabarkan. Pasangan berusia 30 tahun itu akhirnya terbang ke AS pada Minggu (14/11/2021).
Media Jepang mengatakan Komuro telah mendapatkan tempat tinggal di New York, meskipun tidak jelas di kota mana mereka akan tinggal.
Menurut rencana awal yang beredar, Komuro akan terbang terlebih dahulu ke AS sebelum Mako. Mako akan berangkat setelah mendapatkan paspor pertamanya.
Namun Komuro harus tinggal di Jepang lebih lama dari yang direncanakan karena menghadiri pemakaman kakek Mako.
Mako Komuro resmi menikahi kekasihnya pada hari Selasa (26/10/2021) dan meninggalkan keluarga kerajaan menjadi warga negara biasa.
Badan Rumah Tangga (IHA) Kekaisaran mengungkapkan jika pernikahan putri Mako tidak diselenggarakan acara resepsi.
Baca Juga: Sejarah hingga Penyebab Jepang Menyerah kepada Sekutu
Mako juga menolak untuk menerima kompensasi sekitar 1,3 juta dolar atau sekitar Rp 18,4 miliar dari kerajaan.
Kompensasi tersebut biasanya diberikan kepada wanita kerajaan yang menikah dengan rakyat biasa dan menjadi warga negara biasa, sesuai dengan hukum Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief