Suara.com - Akun Twitter Kepolisian Daerah Jambi tampak memberikan tanda "like" ke video porno.
Kasus tersebut telah diketahui Polda Jambi dan sekarang sedang dalam pengusutan.
Kepala Bidang Humas Polda Jambi Komisaris Besar Mulia Prianto berkata, "Saat ini kami bersama dengan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jambi sedang mendalami terkait hal ini."
Polisi tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Mulia hanya mengatakan perkembangan pengusutan akan disampaikan kepada publik setelah ada kemajuan.
Akun lembaga dan tokoh kedapatan memberikan tanda like pada akun porno bukan sekali ini terjadi.
Akun Twitter @polrestabogorkota juga pernah menyukai akun porno. Akun tersebut diyakini telah diretas.
Politikus Indonesia hingga tokoh dunia juga pernah menjadi terdeteksi menyukai akun porno. Di antaranya, politikus Partai Gerindra Fadli Zon.
Menteri Industri Pertahanan Australia Christopher Pyne juga pernah menyukai akun porno. Dia menyebut akun Twitter miliknya telah disusupi orang-orang tak bertanggung jawab.
Bahkan akun resmi Instagram Paus Fransiskus juga pernah memberi tanda "like" ke foto model Brasil. Vatikan kemudian melakukan investigasi mengenai bagaimana bisa akun tersebut menyukai foto model. [rangkuman laporan reporter Suara.com]
Baca Juga: Pemuda Pelaku Pencabulan 14 Anak Pertontonkan Video Porno Kepada Para Korban
Berita Terkait
-
Terbongkar dari Tato! Polisi Tetapkan Pria Lawan Main Lisa Mariana Tersangka Kasus Video Porno
-
Benarkah Video Syur Lisa Mariana Direkam Saat Sadar? Begini Pengakuannya
-
Waspada Jebakan Batman! Link Video Syur Kendari 1 vs 7 Ancam Kuras Rekening & Curi Data
-
Viral Kendari 1 vs 7: Bukan yang Kamu Kira! Ini Arti & Bahaya Dibalik Isu Video Syur
-
Viral Lisa Mariana Akui Dirinya di Video Syur Berbayar, Ini Pengakuan Lengkapnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia