Suara.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken menetapkan China, Rusia dan delapan negara lain sebagai pelanggar kebebasan beragama.
Melansir laman VOA Indonesia, Kamis (18/11/2021), dalam sebuah pernyataan hari Rabu (17/11/2021), Blinken mengatakan 10 negara itu “terlibat atau mentolerir pelanggaran kebebasan beragama secara sistematis, berkelanjutan dan mengerikan.”
Departemen Luar Negeri Amerika menyusun daftar negara-negara pelanggar kebebasan beragama ini setiap tahun.
Negara lain yang masuk dalam daftar itu tahun ini adalah Myanmar, Korea Utara, Arab Saudi, Iran, Eritrea, Tajikistan, Turkmenistan, dan Pakistan.
Nigeria, yang ada dalam daftar tahun lalu dan dijadwalkan akan dikunjungi Blinken pekan ini, telah dikeluarkan dari daftar tersebut.
Sementara Aljazair, Komoro, Nikaragua dan Kuba justru ditambahkan dalam daftar pantauan karena terlibat atau mentolerir “pelanggaran kebebasan beragama yang parah.”
“Di terlalu banyak tempat di seluruh dunia, kita terus melihat pemerintahan yang melecehkan, menangkap, mengancam, memenjarakan dan membunuh individu-individu hanya karena mereka berupaya menjalani hidup sesuai dengan keyakinan mereka,” ujar Blinken.
Blinken hari Rabu ini memulai lawatan lima hari ke tiga negara Afrika, di mana ia akan membahas tentang meningkatnya ancaman terhadap demokrasi di benua itu, selain beberapa isu lain. (Sumber: VOA Indonesia)
Baca Juga: Setelah Tinggalkan Keluarga Kerajaan, Mantan Putri Jepang Akhirnya Mendarat di AS
Berita Terkait
-
Musda Partai Demokrat Digelar di Sanur Bali, AHY Pantau dari Amerika Serikat
-
Resmi Jadi Panglima TNI, Sandiaga Uno Beberkan Masa Lalu Jenderal Andika Bisa ke Amerika
-
Perluas Cakupan Vaksinasi, Indonesia Bisa Tiru Trik Singapura dan Amerika Serikat
-
Dipeluk Sang Ayah, Seorang Bocah Selamat dari Kecelakaan Pesawat
-
Sebarkan Foto Porno Mantan Pacar sebagai Balas Dendam, Walikota Termuda Ini Ditangkap
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
-
Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung
-
Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang