Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal dan door to door atau dari pintu ke pintu di Kabupaten Tulang Bawang, Bandar Lampung. Vaksinasi ini digelar bagi masyarakat dan pelajar.
Kabinda Lampung, Iwan Satriawan menargetkan dosis vaksin yang disuntikkan mencapai 19.680. Salah satu tujuan daripada kegiatan ini untuk mempercepat pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM.
“Vaksinasi ini diutamakan kepada masyarakat secara door to door untuk memudahkan masyarakat yang kesulitan mengakses vaksinasi dan bagi pelajar dengan tujuan mempercepat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang aman dan nyaman,” kata Iwan kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).
Dalam pelaksanaannya, kata Iwan, kegiatan ini digelar atas kerja sama dengan pemerintah daerah. Selain mempercepat pelaksanaan PTM, tujuannya juga untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tengah masyarakat.
“Binda Lampung selalu bekerjasama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam percepatan penanganan Covid-19 baik dalam bentuk vaksinasi maupun penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Provinsi Lampung," katanya.
Sementara Bupati Tulang Bawang, Umar Ahmad mengemukakan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sehingga dia berharap herd immunity pun akan segera terbentuk.
“masyarakat Tubaba (Tulang Bawang) sangat antusias mendatangi tempat vaksinasi yang kami siapkan,” imbuh Umar.
Berita Terkait
-
Tingkatkan Capaian Vaksinasi COVID-19, Eva Dwiana Kerahkan Kader Posyandu
-
Bantah Kecolongan Soal Pertemuan Ustaz Farid Okbah-Jokowi, BIN: Asas Praduga Tak Bersalah
-
Info Vaksin Tangerang Hari Ini Rabu 24 November 2021, Ada di Tangcity Mall Pakai Moderna
-
Polda Metro Jaya Genjot Vaksinasi COVID-19 di Daerah Penyangga
-
Serapan Vaksin COVID-19 Diklaim Dinkes Palembang Capai 70 Persen
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara