Suara.com - Pengamat politik Zaki Mubarak angkat bicara tentang sikap beberapa tokoh politik yang semakin acuh terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS).
Melansir dari wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Zaki menilai beberapa tokoh yang semula berangkulan dengan Habib Rizieq kini mulai menjauh dan terkesan tak peduli dengan nasibnya yang masih mendekam di penjara.
"Prabowo dan Anies yang dulu dekat, kesannya malah nggak mau tahu," ujar Zaki Rabu (24/11/2021).
Diketahui pula bahwa beberapa tokoh yang namanya melejit dalam survei capres 2024 seperti Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo pun terlihat tidak antusias menggandeng HRS dan FPI.
"Jadi, sebagai magnet politik pengaruh HRS memang sudah terlihat kendur atau memudar," ujarnya.
Zaki menarik kesimpulan bahwa situasi politik saat itu yang tidak normal menyebabkan FPI dan Habib Rizieq bisa memperoleh panggung dan dirangkul oleh tokoh politik.
"Saat itu Pak Prabowo juga memerlukan suara dari kalangan Islam yang tidak nyaman dengan Jokowi," imbuhnya.
Ia menilai politik publik sudah mengalami rasionalisasi. Oleh sebab itu, tokoh-tokoh seperti HRS masih berpotensi untuk memiliki pengaruh meskipun tidak sesignifikan sebelumnya.
Setia pada Habib Rizieq
Baca Juga: Kembali Ceramah usai Bebas, Habib Bahar Beri Ancaman Ini untuk Para Pangkhianat HRS
Di sisi lain, sosok Habib Bahar bin Smith yang baru saja keluar dari penjara memperlihatkan kesetiaan dan dukungannya pada Habib Rizieq.
Ia bahkan sempat menyampaikan kecaman dan ancaman pada orang-orang yang dinilai telah berkhianat pada Habib Rizieq Shihab.
"Kepada orang-orang yang zalim, saya bakal cari satu per satu. Bakal saya habisi kalian, siapapun kalian yang mengkhianati Habib Rizieq, bakal saya habisi dan bakal saya musnahkan," ujar Habib Bahar bin Smith.
Secara terang-terangan Habib Bahar menyebut para kyai atau ustaz yang mengkhianati HRS akan berhadapan dengannya.
"Siapapun, para habaib khususnya, ente nih para kyai, ustaz, yang mengkhianati Habib Rizieq, ente semua bakal berhadapan dengan ana, Bahar bin Smith. Kenapa? Saudara, kalau musuh di luar terang-terangan keliatan, yang bangsat itu pengkhianat," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Fadli Zon Disebut Menghilang usai Ditegur Prabowo, Refly Harun: Lucu Ini
-
Geser ke Balai Kota, Buruh Ultimatum Anies: Kenaikan UMP Tak Dicabut, Kami Datang Lagi!
-
Sudah 12 Hari Hilang dari Sosmed, Fadli Zon Disindir Fahri Hamzah Pakai Foto Lawas Ini
-
Tak Mau Beberkan Nilai Commitment Fee, Co-Founder Formula E: Sekali Balapan 25 Juta Dollar
-
Kembali Ceramah usai Bebas, Habib Bahar Beri Ancaman Ini untuk Para Pangkhianat HRS
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!