Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan menjadi penentu lokasi sirkuit Formula E. Nantinya ia akan meminta Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk menyampaikan klarifikasi.
Pernyataan Jokowi akan menjadi penentu lokasi sirkuit Formula E disampaikan oleh Ketua IMI, Bambang Soesatyo saat konferensi pers di kantor Blackstone, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021). Co-Founder Formula E, Alberto Longo yang juga hadir juga mengatakan hal yang sama.
"Gini, IMI nanti klarifikasi. Anda baca statement resminya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/11/2021).
Anies memastikan penentuan lokasi sirkuit bukan urusan Jokowi.
"Enggak ada. Loh masa lokasi presiden. Ya enggak lah. Lokasi kok masa urusan Presiden," tuturnya.
Sejauh ini, sudah ada lima opsi lintasan Formula E. Anies menyebut nantinya yang memilih adalah penyelenggara dan pihak berkaitan lain yang memiliki kapasitas untuk itu.
"Ya FEO (Formula E Operation), IMI dan Jakpro (PT Jakarta Propertindo). Tiga itu," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo akan menjadi penentu lokasi sirkuit ajang balap mobil listrik Formula E pada Juni 2022 mendatang. Sejauh ini terdapat lima opsi lintasan yang masih dalam pembahasan.
Co-Founder Formula E Operation (FEO) Alberto Longo mengatakan penentuan sirkuit Formula E bukan perkara mudah. Pihaknya masih harus melakukan studi kelayakan atau feasibility study dari lima lokasi itu.
Baca Juga: KSPI: Kami Minta Pak Anies Dalam Waktu 3x24 Jam Cabut SK Gubernur tentang UMP
"Belum ditentukan sirkuitnya di mana, karena ini bukan hal mudah. Banyak pilihan bagus, ada lima lokasi berbeda," ujar Alberto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021).
Alberto menjelaskan, penentuan sirkuit akan dilakukan paling lambat 25 Desember 2021 sebelum Natal. Nantinya pihaknya akan memberikan hasil studi kelayakan kepada Jokowi untuk ditentukan.
"Sebelum Natal sudah diumumkan. Kami akan mengajukan proposal ke Presiden Indonesia, beliau lah yang akan mengambil keputusan," katanya.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo membocorkan lima opsi lintasannya. Di antaranya adalah kawasan Jalan Sudirman, Jakarta International Stadium (JIS),JIExpo Kemayoran, Ancol, dan Pantai Indah Kapuk.
"PIK, Sudirman, JIS, JieXpo, Ancol, ini yang akan kami suggest ke Presiden untuk memilih. Alberto bakal buat study soal plus minus jalur-jalur tersebut," pungkas Bambang.
Berita Terkait
-
Bukan Jokowi, Stafsus Mensesneg Pastikan Formula E jadi Tanggung Jawab Pemprov DKI
-
KSPI: Kami Minta Pak Anies Dalam Waktu 3x24 Jam Cabut SK Gubernur tentang UMP
-
Anies: Jokowi Bukan Penentu Lokasi Lintasan Balap Formula E di Jakarta
-
Jokowi Disebut Bakal Jadi Penentu Sirkuit Formula E, Ketua DPRD DKI: Makin Ngawur Ini
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot