Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia menunjukkan bahwa angka stunting di Indonesia berada ada di posisi 27,67 persen pada 2019. Salah satu kunci menangani itu adalah dengan menyediakan air minum dan sarana sanitasi yang sehat namun murah, khususnya bagi warga perdesaan.
Itu sebabnya, Pamsimas memprioritaskan kegiatan di kawasan perdesaan dan pinggiran kota yang di masa lalu kondisinya menyedihkan: pada 1993, hanya sekitar 38% rumah tangga di Indonesia yang memiliki akses berkelanjutan terhadap sumber air minum layak; dan hanya sekitar 25% rumah tangga yang memiliki fasilitas sanitasi dasar layak. Sebagian penduduk besar tidak punya, khususnya di perdesaan.
Program Pamsimas tak bisa dipisahkan dari komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai Sasaran Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals/MDGs) serta Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs).
Sasaran-sasaran itu termasuk mengakhiri kemiskinan, mencapai kesetaraan dan mengatasi perubahan iklim. Salah satunya menjamin ketersediaan air minum dan pengelolaannya, serta sanitasi yang berkelanjutan untuk semua warga.
Mirani Arlan
CPMU Pamsimas
Berita Terkait
-
Pamsimas Menjangkau hingga Pelosok Negeri
-
Berkat Pamsimas, Warga Lokodidi Tak Perlu Dorong Gerobak Lagi untuk Nikmati Air Bersih
-
Pamsimas Juga Libatkan Penyandang Disabilitas
-
Buka Rakornas Pamsimas III 2021, Menteri PUPR: Kalau Program Tak Berfungsi, Laporkan!
-
Pamsimas Jawab Tantangan Perubahan Iklim dan Kelangkaan Air
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!