Suara.com - Seorang pria Singapura yang meludahi supir dan tidak mengenakan masker dengan benar akhirnya dijatuhi hukuman penjara dan denda hingga puluhan juta.
Menyadur Straits Times Minggu (5/12/2021), William Aw Chin Chai didakwa melakukan pelecehan kepada seorang supir pada bulan Juni 2020.
Pria 50 tahun tersebut meludah ke arah seorang supir pada 28 Juni 2020 dan melontarkan kata-kata vulgar sekitar dua bulan kemudian.
Pria itu juga didakwa meludahi seorang wanita dan melakukan pelecehan secara verbal pada 27 Maret 2020.
Pria itu juga sempat meneriakkan kata-kata vulgar pada seorang pria yang duduk di dekatnya dalam sebuah insiden pada bulan Juni 2021.
Pengadilan Singapura juga menerima laporan jika Aw tertangkap kamera CCTV buang air besar di sebuah kantung plastik ketika ia di binatu pada bulan April 2021.
Untungnya, saat Aw melakukan aksi nekatnya ia sendirian dan tidak ada seorang pun yang menyaksikan kejadian menjijikan tersebut.
Selama persidangan, pria berusia 50 tahun itu mengaku bersalah atas sembilan tuduhan pelanggaran termasuk pelecehan secara verbal.
Pengadilan mendengar bahwa Aw juga melecehkan seorang wanita dari Indonesia bersama suaminya ketika ia naik bus pada 27 Maret 2020.
Baca Juga: Sama-sama Jadi Aktris Korea Paling Hits 2021, 8 Adu Gaya Han So Hee dan Jeon Yeo Bin
Aw tiba-tiba berdiri di depan wanita tersebut dan meludahi wajahnya dua kali sembari berteriak: "Kamu virus, pergilah".
Setelah kejadian tersebut, suami perempuan dari Indonesia tersebut, yang diketahui warga negara Singapura, langsung melaporkannya kepada polisi.
Pada 28 Juni 2020, Aw menaiki layanan bis SBS 93 sekitar pukul 12.30 waktu setempat dan kemudian terlihat tidak mengenakan maskernya dengan benar.
Supir bis tersebut kemudian menghentikan kendaraannya untuk melaporkan jika Aw yang tidak mengenakan masker dengan benar. Aw memarahi pengemudi setelah dia mendengar hal tersebut dan juga meludahinya.
Sementara itu pada 8 Agustus 2020, Aw terlihat mengenakan masker di dagunya saat naik bus sekitar pukul 06.00 sore waktu setempat.
Pengemudi memintanya untuk memakai masker dengan benar dan Aw awalnya menurut, namun kemudian ia justru memainkan maskernya.
Sekitar 10 menit kemudian, supir bus itu pergi ke halte di Bishan dan menyuruh Aw untuk keluar karena dia menolak instruksinya. Aw langsung marah dan melontarkan kata-kata kasar ke supir bus tersebut saat ia keluar.
Insiden keempat terjadi pada 16 Juni saat Aw naik bus sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Dia melontarkan bahasa vulgar kepada seorang pria yang duduk di dekatnya.
Akibat sederet tindakannya tersebut, Pengadilan Singapura pada Kamis (25/11/2021) menjatuhkan hukuman penjara selama lima minggu dan denda (Rp 63,5 juta).
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan
-
Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati
-
4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat
-
Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
-
Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi
-
PANI Perkuat Komunikasi Korporasi untuk Jaga Kepercayaan Pemangku Kepentingan