Suara.com - Para wanita di Thailand berbondong-bondong ke 'Taman Penis' untuk memeluk patug kelamin raksasa sambil berdoa agar mereka menemukan pria terbaik.
Menyadur Daily Star Sabtu (4/12/2021) patung cabul itu terbuat dari kayu dengan ukuran beragam, dari 4 kaki hingga 12 kaki yang mengarah ke udara yang sehingga mudah dipeluk oleh wanita.
Tanda di dekat pintu masuk taman di Traitep Dream Forest, Thailand, menjelaskan manfaat dari melakukannya. "Penis mana pun yang Anda peluk, Anda akan mendapatkan pasangan sebesar itu."
Rekaman yang diambil 2 Desember menunjukkan para wanita berpose sambil memeluk penis raksasa, yang identik dengan tradisi rakyat Thailand.
"Saya pikir patung-patung itu agak konyol dan saya tidak yakin apakah itu sungguhan, jadi saya datang ke sini hanya untuk bersenang-senang melihat mereka dan mengambil gambar," ujar salah satu pengunjung.
“Saya masih memeluk mereka dan membuat permintaan, kalau-kalau berhasil, jadi saya harap saya akan menemukan pria tampan yang juga kaya.”
Patung alat kelamin pria kaya akan tradisi rakyat Thailand.
Kuil Chao Mae Tubtim di Bangkok atau Gua Putri Phra Nang di provinsi Krabi didedikasikan untuk anggota pria, yang diyakini melambangkan kesuburan dan kemakmuran.
Dan di ibu kota Bangkok, pasar sering menjual ukiran kayu alat kelamin laki-laki sehingga penduduk setempat dapat menyimpannya di rumah, toko atau mobil mereka untuk “membawa keberuntungan dan kekuatan bagi mereka”.
Baca Juga: Pria Diduga Penista Agama Injak dan Letakkan Alat Kelamin di Atas Kitab Suci Ditangkap
Pemilik taman Tritep Sahakhan mengatakan Hutan Impian Traitep didasarkan pada kisah Lahone, dewa sesat yang dikebiri karena pelecehan seksual.
Sebagai hukuman atas dosa-dosanya, penisnya yang dipotong-potong ditampilkan untuk cemoohan publik. "Itu sebabnya penisnya ditempatkan di sini, untuk dipermalukan di depan umum."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?
-
Pemprov DKI Jakarta Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis Mulai Juli 2026, Total Ada 103
-
PDIP Larang Keras Kadernya Cari Untung dari Program MBG, Apa Alasannya?
-
Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan
-
Vonis 9 Tahun Eks Dirut Pertamina Patra Niaga, Kerugian Rp171 Triliun Dibantah Hakim!
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya