Suara.com - Seorang ibu di Meksiko menuduh anjing peliharaannya melakukan tindak percobaan pemerkosaan pada anaknya, demi menutupi kesalahan sang pacar.
Menyadur The Sun Senin (6/12/2021), kecurigaan polisi muncul ketika seorang ibu di Meksiko justru menyalahkan anjing peliharaannya atas kasus pemerkosaan yang menimpa putrinya.
Anjing itu kemudian dilaporkan disita oleh pihak berwenang Tláhuac, Meksiko, setelah bocah sembilan tahun tersebut mengalami trauma.
Selama penyelidikan, ibu dari gadis itu selalu menyebut jika anjing keluarganya yang harus bertanggung jawab atas kasus pemerkosaan tersebut.
Sang ibu mengklaim jika saat kejadian, hanya ada putrinya yang baru berusia sembilan tahun dan anjing peliharaannya.
Tetapi pihak berwenang curiga dengan cerita tersebut, dan memeriksa semua anggota keluarga korban, termasuk ayah tirinya.
Investigasi Kantor Kejaksaan Agung CDMX kemudian menangkap ayah tiri korban, dan mereka yakin sang ibu mengarang cerita untuk melindunginya.
Petugas telah mengambil sampel DNA korban, dan saat ini sedang dianalisis untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas serangan itu.
Bulan lalu seorang siswi diduga diperkosa dan dicekik oleh tiga temannya. Jasad korban kemudian dibuang ke tempat sampah oleh para pelaku.
Baca Juga: Polri Terjunkan Ribuan Personel dan Anjing Pelacak Untuk Penanganan Erupsi Semeru
Korban berusia 13 tahun, yang diidentifikasi oleh media Meksiko sebagai Rosa Isabel MC, dibunuh di kota Ciudad Juárez, tepat di selatan El Paso, Texas.
Rosa diduga diperkosa dan dibunuh, dan jasadnya ditemukan terbungkus di antara seprai dan plastik di tanah kosong pada 30 September.
Setelah serangan mengerikan itu, tiga anak di bawah umur ditangkap. Mereka diduga melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban.
El Diario melaporkan bahwa ketiga remaja tersebut mengaku kepada polisi bahwa mereka membunuh Rosa, yang dikenal oleh teman-temannya sebagai Rosita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN