Suara.com - Indonesia’s Horse Racing (IHR) Jateng Derby 2026, seri pembuka dari IHR 2026 selesai digelar hari ini di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Total pengunjung mencapai lebih dari 37.000 orang, yang secara bertahap memadati gelanggang sejak sebelum race pertama dimulai. Antusiasme yang begitu tinggi ini membuat Helarius Daru Indrajaya atau Ndarboy terkejut. Musisi kenamaan Indonesia yang terkenal karena memadukan genre musik tradisional dengan sentuhan modern ini, hadir dalam IHR Jateng Derby 2026 sebagai guest star dan guest commentator.
“Ini merupakan pengalaman pertama saya hadir dalam event pacuan kuda. Terus terang banyak sekali yang membuat saya kaget. Pertama, kaget karena ternyata Indonesia memiliki gelaran pacuan kuda yang begitu baik dan profesional. Kedua, kaget karena antusiasme pengunjung begitu tinggi terhadap pacuan kuda,” kata Ndarboy.
Bukan hanya Ndarboy, Youtuber Ade Setyawan, yang melakukan re-streaming IHRJateng Derby 2026 hari ini melalui akun @set1awanade, mengaku terkejut juga. “Ini pengalaman baru bagi saya untuk menganalisa kuda dan stable di Indonesia. Pengalaman yang seru dan mengejutkan, khususnya karena respon dan keterlibatan netizen dalam re-streaming,” katanya menggarisbawahi begitu tingginya jumlah viewers yang mencapai lebih dari 195.000.
SARGA.CO, promotor IHR Jateng Derby 2026, memaknai tingginya jumlah pengunjung gelaran tahun ini sebagai peningkatan antusiasme masyarakat terhadap pacuan kuda sebagai sebuah sportainment.
Co-Founder & CEO SARGA.CO Aseanto Oudang mengatakan, “Kami gembira dapat melihat respon yang begitu tinggi dari masyarakat terhadap event pacuan kuda hari ini. Kalau tahun lalu kami mencatat sekitar 15.000 pengunjung menghadiri IHR Jateng Derby 2025, maka jumlah pengunjung tahun ini merupakan peningkatan lebih dari 100%. Ini hasil dari strategi kami untuk semakin banyak menambahkan elemen hiburan dalam gelaran pacuan kuda, guna memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam menyaksikan dan menikmati pacuan kuda.”
IHR Jateng Derby 2026 diikuti oleh 169 kuda terbaik dari 12 provinsi di Indonesia yang berlaga dalam 18 kelas/race. Sebanyak 54 kuda naik podium dan berhak membawa pulang total hadiah Rp497,5 juta. Kuda Nara Eclipse, Whoosh Agis, Kana Eclipse, dan Danantara meraih hasil terbaik dalam debut mereka sebagai kuda 3 tahun di musim ini, masing-masing memenangkan kelas bergengsi usia 3 tahun yakni Kelas 3 Tahun Derby Div. I 1.600 meter, Kelas 3 Tahun Derby Div. II 1.600 meter, Kelas 3 Tahun Remaja Div I 1.400 meter, dan Kelas 3 Tahun Remaja Div. II 1.400 meter.
Sementara sejumlah kuda terbaik dari IHR 2025 seperti Kasmaran, Dominator, Arceus Nagari, dan Naga Sembilan, kembali menunjukkan performa unggul dengan keluar menjadi pemenang di Kelas F Heat 1.000 meter, Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter, Kelas D 1.400 meter, dan Kelas Terbuka 2.000 meter. Dominator memenangkan pertarungan ketat melawan Princess Gavi dan P Bintang Kalsel yang meraih podium 2 dan 3, sementara Naga Sembilan menjadi yang terbaik setelah mengungguli kuda-kuda ex-derby 2025 terbaik seperti Romantic Spartan dan Queen Devona.
Eclipse Stable dari Jawa Tengah menjadi stable peraih posisi podium terbanyak disusul BHM Stable dari Kalimantan Selatan dan King Halim Stable dari Jawa Barat, masing-masing memperoleh 8, 6, dan 4 podium. Adapun joki dengan perolehan posisi podium terbanyak adalah Meikel Soleran dengan 5 podium, serta Achmad Saefudin dan Rizky Nugraha yang masing-masing mendapatkan 4 podium.
Dengan selesai digelarnya Jateng Derby 2026 hari ini, IHR 2026, signature series pacuan kuda tingkat nasional yang dipromotori oleh SARGA.CO, resmi bergulir. Total ada 8 kejuaraan yang akan digelar dalam IHR 2026 sampai pada akhir tahun nanti.
Baca Juga: Blong, Single Baru Ndarboy Genk yang Terinspirasi dari Judi Online
Kedelapan kejuaraan IHR 2026 terdiri dari Jateng Derby, Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup, Triple Crown Serie II & Mangkunegaran Cup, Paku Alam Cup, Kejurnas I Indonesia Derby, IHR Cup, Kejurnas II & Piala Ketum PP PORDASI, serta Hamengku Buwono X Cup. Kejuaraan-kejuaraan ini akan digelar oleh SARGA.CO bekerjasama dengan PP PORDASI di sejumlah provinsi di Indonesia yakni Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Sulawesi Utara.
IHR 2026 mengambil tema Race to the World Stage yang menggarisbawahi komitmen SARGA.CO untuk meningkatkan ekosistem pacuan kuda Indonesia ke standar internasional melalui peningkatan kualitas penyelenggaraan acara, penguatan pengembangan atlet, peningkatan kesiapan venue, serta perluasan jangkauan pemirsa.
IHR Jateng Derby 2026 didukung oleh Arsari Tambang, JHL, dan JAPFA.***
Berita Terkait
-
IHR Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 Tutup Rangkaian IHR 2025 The Race of Rising Stars
-
IHR Piala Raja Hamengku Buwono X 2025: Sportainment yang Usung Tradisi Historis dan Budaya Modern
-
IHR Piala Raja Hamengku Buwono X 2025: Sportainment Paduan Tradisi Historis dan Budaya Modern
-
Antusiasme Penonton IHR Cup II 2025 Payakumbuh: Pecahkan Rekor, Tembus 50 Ribu Pengunjung
-
Indonesia's Horse Racing Cup II 2025 dan Sarga Festival Hadir di Payakumbuh Sumbar
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat