Suara.com - Ratusan buruh yang berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat berusaha untuk menerobos barikade polisi yang menutup Jalan Merdeka Barat, dekat gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (8/12/2021).
Pantauan Suara.com, massa buruh saat ini tertahan di dekat Patung Kuda atau tepatnya di depan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Massa ingin menyampaikan aspirasinya di depan gedung MK, namun akses jalan menuju ke sana ditutup dengan kawat berduri, tembok baja dan barisan polisi.
Beberapa kali massa berteriak meminta jalan dibuka, namun tidak digubris polisi yang berjaga.
Massa akhirnya berusaha menerobos dengan menarik-narik kawat berduri.
Saat massa menarik kawat berduri, beberapa kali polisi melakukan negosiasi namun tidak digubris massa.
Namun usaha massa untuk bisa digedung MK gagal, karena kawat berlapis dan memanjang.
Sampai saat ini massa masih tertahan di dekat Patung Kuda.
Seperti pemberitaan sebelumnya, ratusan buruh dari sejumlah serikat pekerja menggelar aksi demo menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) minimal 10 persen di Jakarta pada Rabu (7/12/2021).
Baca Juga: Halau Massa Buruh Pakai Kawat Berduri, Polisi Tutup 5 Jalan di Dekat MK dan Istana
Ada tiga lokasi yang menjadi sasaran aksi protes yakni, Istana, Mahkamah Konstitusi dan kantor Balai Kota DKI Jakarta.
Berdasarkan pantauan Suara.com, sejak pukul 10.30 WIB massa aksi sudah mulai berdatangan menuju kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat.
Mereka awalnya longmarc dari Jalan Merdeka Selatan melewati Kantor Balai Kota DKI Jakarta. Massa saat ini sedang berkumpul di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Halau Massa Buruh Pakai Kawat Berduri, Polisi Tutup 5 Jalan di Dekat MK dan Istana
-
Ribuan Buruh Tumpah di Jakarta Demo Kenaikan Upah, Rute TransJakarta Dialihkan
-
Ribuan Buruh Sudah Menyemut di Patung Kuda, Jalan Menuju Istana dan MK Ditutup Polisi
-
Pelaku Pengeroyokan Brigadir Irwan Lombu Ternyata Kakak Beradik
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
-
Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power
-
Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier
-
Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?
-
Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Gempar! 326 Kepala Sekolah di Sulsel Mundur Serentak, DPR Cium Adanya Tekanan
-
SPMB di Jabar Dinilai Kacau, Hampir 60 Persen Siswa Pasti Gagal Masuk Sekolah Negeri