Suara.com - Pengelola PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengalihkan sejumlah rute imbas dari aksi unjuk rasa buruh di kawasan Monas dan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/12/2021).
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT TransJakarta, Angelina Betris mengatakan sejumlah layanan TransJakarta mengalami penyesuaian sebagai imbas dari kegiatan aksi buruh tersebut, seperti koridor Blok M-Kota, Harmoni-Pulogadung, Balai Kota-PIK, Ragunan-Monas.
"Layanan akan kembali normal jika jalur sudah bisa dilintasi oleh armada bus," kata Betris di Jakarta, Rabu.
Berikut beberapa rute TransJakarta yang mengalami penyesuaian:
Untuk Koridor 1 Blok M-Kota mengalami pengalihan rute untuk kedua arah.
Arah Kota
Blok M - Sarinah-lampu merah Sarinah keluar jalur-lampu merah BI belok kiri-Jalan Kebon Sirih-Hotel Milenium belok kiri-Jalan Fachrudin-Jatibaru-Jalan Cideng Barat-TL Tarakan belok kanan-lampu merah Harmoni belok kiri-Harmoni-Kota.
Arah Blok M
Kota-Harmoni belok kiri lampu merah Sekneg putar balik lampu merah Harmoni-Petojo-Cideng Timur-Jatibaru-Hotel Tugu Asri-lampu merah Hotel Milenium-Jalan Kebon Sirih-lampu merah BI belok kanan-Sarinah-Blok M.
Baca Juga: Ribuan Buruh Sudah Menyemut di Patung Kuda, Jalan Menuju Istana dan MK Ditutup Polisi
Halte yang tidak melayani. yakni Halte Bank Indonesia (BI) dan Halte Monas.
Sementara, itu rute Pulogadung-Harmoni mengalami pengalihan, yakni:
Harmoni-Pecenongan-Juanda-Pasar Baru-Lapangan Banteng-Hotel Borobudur belok kanan-Pejambon-Tugu Tani-Kwitang-Senen-Pulogadung.
Halte yang tidak melayani yakni Halte Monas dan Halte Gambir.
Sementara itu, rute PIK-Balai kota mengalami perpendekan rute hingga Harmoni.
Untuk rute Ragunan-Monas via Kuningan (6A), mengalami perpendekan rute menjadi Ragunan sampai Tosari.
Berita Terkait
-
Ribuan Buruh Sudah Menyemut di Patung Kuda, Jalan Menuju Istana dan MK Ditutup Polisi
-
Capai 248 Kecelakaan dalam 4 Bulan, DPRD Ungkap Sopir TransJakarta Sering Kerja Overtime
-
Kecewa Pernyataan Gubernur Wahidin, KSPSI Tangsel: Kami Bukan Sapi Perah
-
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak TransJakarta, Anggota Sabhara Polres Tangsel Dikeroyok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?