Suara.com - Menyongsong peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2021 yang akan diperingati pada 18-20 Desember 2021 mendatang, Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar rapat pleno pada Senin, (13/12/2021).
Rapat yang bertempat di Gedung Aneka Bhakti dilaksanakan secara daring dan luring dan diikuti oleh seluruh ketua bidang, panitia pusat dan daerah serta mitra kerja Kemensos.
Rapat dipimpin oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial, Edi Suharto. Rapat ini dilaksanakan untuk memastikan persiapan menjelang Acara Puncak Peringatan HKSN 2021 yang rencananya akan digelar di Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Maka dari itu, rapat pleno membahas sejumlah materi terkait rangkaian kegiatan. Antara lain penyaluran bantuan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejateraan Sosial (PPKS) di enam kabupaten dan 1 kota yang telah dilaksanakan sejak 15 November 2021.
Dalam rapat pleno juga dipaparkan bahwa akan ada pameran dan hasil usaha kesejahteraan sosial, hasil karya KUBE, gelar potensi dan hasil unggul yang akan diselenggarakan di Lapangan Gelora, Kabupaten Muntok, dan di Lapangan Kantor Gubernur Kepulauan Babel pada 18-20 Desember 2021 mendatang.
Selain itu juga akan dilaksanakan peninjauan ke LKSA/Yayasan Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Adh-Dhuha di Kota Pangkalpinang. Tak cukup sampai di situ, juga akan dilakukan peresmian Rutilahu untuk 50 Rumah di Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka Selatan, penyaluran bantuan Jaminan Sosial Keluarga berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), penyerahan 202 bantuan Anak Yatim Piatu korban Covid-19, pencanangan program pemulihan ekonomi nasional melalui prokus untuk para KPM Rutilahu, penyaluran bantuan Atensi meliputi : kedaraan roda 3 satu unit, 70 tongkat adaptif, dan bantuan Atensi lainya senilai Rp.3.264.949.870, penyerahan 500 bantuan anak sekolah dari Mitra, penyerahan 1.000 sembako dari Mitra, dan peninjauan Karang Taruna Tunas Muda Desa Tebing.
Tema peringatan HKSN 2021 adalah ‘Perkokoh Solidaritas, Indonesia Sejahtera. Adapun acara puncak pada Senin, 20 Desember 2021 nanti, akan digelar Penganugerahan Tanda Kehormatan SLKS oleh Presiden Joko Widodo, pertunjukan kesenian daerah dan gelar budaya serta penyerahan Pataka ke Menteri Sosial.
Berita Terkait
-
Peringati HKSN, Pemkab Bantul Berharap Solidaritas dan Perhatian Antarsesama Makin Tumbuh
-
HKSN 2020, Kemensos Sajikan Pameran Virtual bagi Para Pelaku Pasar
-
HKSN 2020, Presiden Ajak Masyarakat Peduli dan Berbagi di Masa Pandemi
-
HKSN 20202, Kesetiakawanan Nasional harus Mampu Bawa Semangat Gotong Royong
-
Peringatan HKSN 2019, Peserta Ekspo di Banjarmasin Berdatangan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan