Suara.com - Seorang karyawati di gudang minyak di Thailand nekat meledakkan kantornya karena marah pada atasan yang membuatnya stres setiap hari.
Menyadur Independent Senin (13/12/2021), wanita itu sudah bekerja selama 9 tahun di perusahaan itu tapi atasannya selalu mengeluh dan membuatnya stres.
"Wanita itu telah bekerja untuk Prapakorn Oil selama sembilan tahun," lapor MailOnline.
“Dia mengatakan majikannya mengeluh kepadanya dan menyebabkan dia stres setiap hari, dan dia tidak menyangka kebakaran yang dia mulai menyebabkan tingkat kerusakan ini.”
Pekerja yang bernama Sirisini atau disebut sebagai Ann Sriya, 38 tahun oleh polisi dituduh menggunakan korek api untuk membakar selembar kertas dan melemparnya ke wadah bahan bakar di gudang Minyak Prapakorn di Thailand.
Api, yang menyebabkan kerusakan lebih dari 40 juta baht Thailand (sekitar Rp 17 miliar) dengan cepat menyebar ke seluruh gudang yang menyimpan ribuan liter tangki minyak.
Gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan bola api dan asap hitam tebal mengepul ke udara di atas gudang satu lantai di provinsi Nakhon Pathom.
CCTV menunjukkan seseorang berjalan ke gudang dengan selembar kertas lalu menghilang di balik deretan kontainer di unit rak. Api kemudian muncul dari dua lokasi sebelum orang itu muncul kembali, masih membawa kertas.
Lebih dari 40 mobil pemadam kebakaran menghabiskan empat jam untuk memerangi kobaran api sebelum akhirnya dapat dikendalikan, menurut MailOnline.
Baca Juga: Riset Garmin: Indonesia Jadi Negara dengan Tingkat Stres Tertinggi dan Jarang Olahraga
Letnan Jenderal Provinsi Thanayut Wuttijarathamron mengatakan Sriya ditangkap di rumahnya di distrik Sam Phran dan mengaku melakukan pembakaran.
Ia ditemukan terluka dan mengatakan pada polisi bahwa dia menyalakan api karena marah pada bosnya yang telah memarahinya dan mendiskusikan cara untuk meningkatkan pekerjaannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius