Suara.com - Seorang wanita paruh baya bernama Nurbaiti (85) dinyatakan tewas dalam musibah kebakaran rumah gadang yang terjadi di Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (20/12) malam.
"Korban adalah pemilik rumah atas nama Nurbaiti (85), suku Jambak tinggal sendirian di kediamannya berupa rumah gadang (rumah adat Sumatera Barat) saat kejadian," kata Komandan Regu (Danru) Damkar Kabupaten Agam, Alex di Bukittinggi, Selasa (21/12/2021).
Ia mengatakan, korban tidak dapat terselamatkan oleh warga dan tim pemadam karena api dengan cepat membakar habis rumah yang terdiri dari bahan kayu secara umum.
"Kami juga mendapat informasi dari warga Simarasok atas musibah kebakaran ini dan tiba di lokasi saat api sudah tidak terkendalikan lagi," ujarnya.
Ia menyebut, tim pemadam yang langsung datang ke lokasi sebanyak 6 unit berasal dari Damkar Kabupaten Agam 3 unit, dan dibantu dari Damkar Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota masing-masing satu unit.
Bangunan rumah gadang dengan ukuran 15x9 meter itu habis terbakar dan juga menimbulkan kerugian materil ratusan juta.
"Kerugian sekitar Rp150 juta, asal api hingga saat ini masih belum diketahui, api bisa dipadamkan sekitar satu jam setelahnya dibantu warga Jorong Koto Tuo," kata dia.
Diketahui, korban yang telah lanjut usia menderita sakit pada kakinya hingga sulit untuk berjalan dan tinggal di rumah gadang yang disebut masyarakat sekitar dengan nama Rumah Tuo Baiti. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah kerabat terdekat untuk segera disemayamkan di pemakaman keluarga. (Antara)
Baca Juga: Korban Kebakaran Toraja Utara Ditemukan Meninggal Sambil Memeluk Alquran
Berita Terkait
-
Korban Kebakaran Toraja Utara Ditemukan Meninggal Sambil Memeluk Alquran
-
Viral Pemadam Kebakaran Terblokir Parkir Liar saat Darurat, Anies Disentil Warganet
-
Gerakan Cepat Telepon Pemadam, Warga Bontang Baru Panik Karena Cium Masakan Hangus
-
Kebakaran Pemukiman Warga di Aceh, Rumah Janda Anak Dua Diamuk Si Jago Merah
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir