Kontroversi terbarunya adalah ia menyebut virus corona varian Omicron telah didramatisir keberadaannya dengan tujuan membuat masyarakat ketakutan. Menurut dirinya, Omicron adalah mutasi dari sedikit protein dan tidak berbahaya. Siti Fadilah menyebut pandemi Covid-19 masih menyimpan banyak misteri.
5. Dijuluki Ratu Konspirasi
Setelah bebas dari penjara, Siti Fadilah berseberangan dengan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Ia sering kali memiliki pernyataan yang berbeda sehingga ia dijuluki sebagai ratu konspirasi oleh masyarakat.
Sebaliknya, Siti Fadilah menanggapi hal tersebut dengan santai. Dalam wawancaranya bersama Deddy Corbuzier, Siti Fadilah tidak mengambil pusing akan julukan tersebut dan hanya ingin berfokus untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat Indonesia.
Demikian adalah sederet kontoversi Siti Fadilah mulai dari tindak pidana korupsi atas kasus penyediaan alat kesehatan hingga dijuluki sebagai ratu konspirasi setelah angkat bicara atas kasus pandemi Covid-19 yang melanda dunia.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Profil Siti Fadilah Supari, Eks Menteri Kesehatan yang Sebut Omicron Didramatisasi
-
Siti Fadilah Sebut Varian Omicron Didramatisasi, Seberapa Menular Sih Sebenarnya?
-
Balas Ucapan Siti Fadilah Sebut Omicron Didramatisir, Satgas Covid Ungkit Pidato Jokowi
-
Kemenkes Bantah Eks Menkes Siti Fadilah Soal Omicron Didramatisasi
-
Viral Siti Fadilah Sebut Kemunculan Omicron Didramatisasi, Begini Penjelasan WHO
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka