Suara.com - Seorang bintang reality show membuat heboh dengan gebrakan barunya yang menghasilkan lebih dari USD 50 ribu per minggu dengan menjual kentutnya pada penggemar.
Menyadur New York Post Selasa (28/12/2021), Stephanie Matto jualan kentut dalam stoples yang diisi dengan beberapa kelopak bunga, yang katanya menyerap aroma dan membuatnya lebih tahan lama.
"Saya pikir kentut adalah sesuatu yang sangat khusus, tapi juga sesuatu yang menyenangkan, unik dan berbeda," ujarnya pada BuzzFeed tentang hobi yang aneh itu.
Matto pertama kali mendapat pengakuan internasional setelah tampil di acara reality TV "90 Day Fiancé," dan sejak itu memulai saluran YouTube-nya sendiri.
Ia juga menulis buku, dan bahkan mendirikan situs langganan berperingkat X-nya sendiri yang disebut Unfiltrd.
“Bekerja di platform ramah-dewasa beberapa bulan terakhir ini membuat saya sadar akan berbagai jenis peluang dan pasar yang ada di luar sana,” Matto menjelaskan.
“Selama bertahun-tahun, saya mendapat beberapa pesan dari pria dan wanita yang ingin membeli bra, celana dalam, rambut, air mandi, dll.”
Influencer itu akhirnya memjutuskan untuk menjual kentutnya di platform karena menurutnya itu akan menjadi langkah publisitas lucu yang akan menarik banyak perhatian orang.
Dalam sebuah video yang ditonton hingga 20 ribu tampilan, ia mengaku bisa menghasilkan hampir USD 50.000 atau sekitar Rp 711 juta dalam satu minggu dari hasil jualan kentut dalam stoples.
Baca Juga: Digital Marketing: Cara Influencer Membantu UMKM Memasarkan Produknya
Itu artinya, ia bisa menghasilkan uang miliaran dengan mudah dalam waktu satu bulan.
Selain itu, Matto mengatakan kotak masuk Unfiltrd-nya dibanjiri setiap hari dengan orang-orang yang ingin membeli kentut dan meminta video proses produksi dari gerbong ke kontainer.
Dalam klip baru-baru ini, Matto menunjukkan proses produksinya dengan makan kacang, muffin protein, yogurt, telur rebus dan kadang-kadang protein shake - menu yang tampaknya ideal untuk ledakan kentut yang dahsyat.
Hal yang membuat para pengikutnya kecewa, Matto tidak benar-benar menunjukkan dirinya kentut ke dalam stoples.
Ia juga menjual kentut dengan harga "diskon besar" USD 1.000 per toples, yang datang dengan catatan pribadi dari Matto. “Saya ingin berterima kasih banyak kepada 97 orang yang telah membeli stoples kentut,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?