Suara.com - PT Pegadaian resmi menggelar ajang lari perdana bertajuk Tring Golden Run 2026 dengan diikuti lebih dari 8.000 peserta di Plaza Timur Senayan, Jakarta, Minggu (26/4/2026). Event ini menghadirkan dua kategori lomba, yakni 5K dan 10K, sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya investasi emas. Dengan mengusung tema “Ubah Keringatmu Menjadi Emas”, kegiatan ini juga mengandung makna mendalam tentang pentingnya kerja keras dan investasi jangka panjang.
Komisaris Utama PT Pegadaian, Anto Mukti Putranto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi investasi.
“Pelaksanaan ini adalah untuk sosialisasi bagaimana kita berinvestasi melalui emas, karena dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dimanapun emas akan tetap menjadi primadona,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai berinvestasi secara bijak jadi harapannya kepada semua peserta maupun hadirin sekalian, mari mengemaskan Indonesia dengan cara berinvestasi yang baik.
Sementara itu, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfi Dewiyanti menjelaskan bahwa Tring Golden Run menjadi momentum untuk memperkenalkan aplikasi digital Pegadaian, yakni Tring, kepada masyarakat.
“Ini pertama kalinya Pegadaian melakukan event lari. Ada tiga hal yang ingin kita sampaikan kepada masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Selfi memaparkan, tujuan pertama adalah mendorong pemanfaatan aplikasi Tring sebagai platform pengelolaan aset, tujuan kedua adalah meningkatkan literasi investasi emas yang terjangkau, tujuan ketiga adalah menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z.
“Kita ingin menteringkan dan mengemaskan Indonesia hingga saat ini kita memiliki 6 juta nasabah yang sudah bergabung di aplikasi Tring dari total 20 juta nasabah Pegadaian. Investasi emas di Pegadaian juga sangat murah mulai dengan Rp10 ribu. Artinya bisa digunakan oleh seluruh masyarakat apalagi Nasabah Tring kita banyaknya Gen Z, bahkan saat ini mencapai sekitar 50 persen. Jadi memang kita ingin menyasar generasi muda karena jumlahnya semakin meningkat ,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan manfaat tambahan berupa tabungan emas serta medali unik. Selain itu, Pegadaian memperkuat komitmen sosial melalui program Pegadaian Peduli dengan menyalurkan bantuan senilai Rp1,2 miliar kepada atlet difabel, prasejahtera, dan berkebutuhan khusus.
Baca Juga: Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latris Jawa menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Pegadaian mempunyai komitmen yang jelas agar pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan kontribusi nyata dan kebermanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi dunia olahraga Indonesia. Semoga apa yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak positif bagi masa depan atlet Indonesia.
Ke depan, Tring Golden Run direncanakan menjadi agenda tahunan dan akan diperluas ke berbagai kota besar di Indonesia, sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan literasi keuangan dan gaya hidup sehat masyarakat. ***
Berita Terkait
-
Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan