News / Metropolitan
Minggu, 26 April 2026 | 17:25 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Gubernur Jeju, Oh Young-hun, di KBRI Seoul, Korea Selatan, Sabtu (25/4/2026). (Pemprov DKI Jakarta)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjajaki rencana konser BTS di Jakarta pada akhir tahun 2026 mendatang.
  • Pertemuan dengan Wakil Wali Kota Seoul membahas potensi kerja sama industri kreatif, budaya, dan manajemen pertunjukan.
  • Pramono memilih Stadion Utama GBK daripada JIS sebagai lokasi konser setelah mempertimbangkan masukan aksesibilitas dari penggemar.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjajaki rencana penampilan grup K-Pop ternama, BTS, di Jakarta pada akhir tahun 2026. Hal tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan Wakil Wali Kota (Vice Mayor) Seoul dalam rangkaian kunjungan kerja ke Korea Selatan.

Pramono mengaku telah berdiskusi benyak dengan otoritas Seoul, termasuk pengembangan industri kreatif dan budaya populer.

“Pertemuan saya dengan Vice Mayor Seoul berjalan dengan baik. Berdiskusi banyak hal, mulai dari hal yang bersifat serius sampai dengan yang bersifat kekinian, termasuk sampai dengan berdiskusi tentang BTS,” ujar Pramono dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (26/4/2026).

Pramono pun menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat terealisasi guna memberikan hiburan bagi masyarakat ibu kota.

Selain membicarakan prospek konser BTS, pertemuan tersebut juga menyentuh potensi kerja sama di bidang kuliner (K-Food) dan manajemen penata tari (K-Choreographer).

BTS (kpopping.com)

Terkait teknis pelaksanaan di Jakarta, Pramono menegaskan bahwa dirinya memutuskan untuk tidak lagi mendorong penggunaan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi konser idol grup tersebut.

Langkah ini diambil setelah ia menerima masukan dan protes dari para penggemar BTS (ARMY), termasuk dari anggota keluarganya sendiri.

Para ARMY menilai Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan lebih layak sebagai lokasi konser karena kemudahan akses transportasi publik serta sistem alur keluar-masuk penonton yang lebih memadai untuk kapasitas besar.

“Kemarin, saya sempat bilang ingin BTS tampil di JIS, tapi ARMY langsung ramai protes, termasuk anak saya. Mereka bilang lebih baik di GBK. Ya, sudah, kali ini saya mengalah. Kalau di GBK juga tidak apa-apa,” ungkap Pramono.

Baca Juga: Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

Gubernur memastikan pemerintah provinsi akan terus mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Jakarta, termasuk memfasilitasi kehadiran artis-artis mancanegara demi memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang inklusif. (Antara)

Load More