Suara.com - Bansos sembako BPNT adalah Program Bantuan Pangan Non Tunai yang diberikan kepada masyarakat melalui kartu sembako selama tiga bulan. Lalu bagaimana cara daftar bansos sembako BPNT itu?
Perlu diketahui, masyarakat bisa melakukan top up kartu sembako sebesar Rp 300.000 ke Bank, kemudian mendapatkan sembako sebagai gantinya. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran bansos sembako BPNT untuk mendapatkan bantuan senilai Rp 300 ribu ini. Berikut cara daftar bansos sembako BPNT.
Cara Daftar Bansos Sembako BPNT Secara Online
Anda harus memenuhi syarat daftar bansos sembako BPNT berikut ini terlebih dahulu,
- Berstatus WNI (Warga Negara Indonesia)
- Termasuk ke dalam golongan keluarga miskin atau rentan miskin
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.
- Warga terdampak covid-19 atau kehilangan mata pencaharian karena pemutusan hubungan kerja (PHK)
Kalau sudah memenuhi syarat di atas, Anda bisa melanjutkan daftar bansos sembako BPNT 2021. Anda bisa melakukan pendaftaran menggunakan smartphone. Adapun tahapan cara daftar bansos sembako BPNT secara online adalah sebagai berikut:
- Unduh aplikasi cek bansos di PlayStore
- Registrasi dengan NIK, KTP, dan KK
- Kalau berhasil registrasi, akses layanan menu pada aplikasi Cek Bansos
- Pilih menu daftar usulan untuk mendaftarkan diri di DTKS Kemensos
- Pilih "Tambah Usulan."
- Pilih jenis bansos Kemensos BPNT atau Kartu Sembako
- Sistem akan mencocokkan nama, NIK, KK, status kependudukan dan lain-lain dengan data Dukcapil dan kesesuaian pengusul sesuai dara DTKS Kemensos.
Bila berhasil mengusulkan dan diterima, nama Anda akan muncul sesuai dengan NIK dan status kesesuaian Dukcapil, kesesuaian wilayah dengan pengusul KK. Anda akan mendapatkan bantuan top up Kartu Sembako sebesar Rp300.000 sebanyak tiga kali.
Demikian informasi singkat cara daftar bansos sembako BPNT dan syarat ketentuannya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Daftar Bansos Pemerintah yang Cair Sepanjang 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas